Talay Riley, Penulis Lagu Terkenal, Tewas Ditikam di London
Auto Generated/AI Generated
Selebriti

Talay Riley, penulis lagu hits, meninggal dunia akibat insiden penusukan di London.

WowKeren - Talay Riley, penulis lagu yang terkenal karena karyanya untuk Dua Lipa dan Britney Spears, meninggal dunia pada usia 35 tahun akibat ditikam di London Timur pada Jumat, 5 Juni 2026. Keluarganya mengonfirmasi kabar duka ini melalui media sosial, menyatakan bahwa Riley akan selalu diingat karena bakatnya yang luar biasa dalam musik.

Pernyataan dari Kepolisian Metropolitan London mengungkapkan bahwa Riley ditemukan dengan beberapa luka tusuk di sebuah taman sekitar pukul 09.00 waktu setempat. Sayangnya, ia dinyatakan meninggal di lokasi kejadian tersebut. Riley, yang memiliki nama asli Mark "Yinka" Orabiyi, dikenal sebagai penulis lagu berbakat yang telah menciptakan banyak hits.

Dalam sebuah unggahan di Instagram, keluarga Riley menyampaikan, "Talay akan selalu dikenang oleh mereka yang mengenalnya secara publik karena bakat luar biasanya sebagai penulis lagu dan artis peraih Grammy dengan penjualan multi-platinum." Mereka juga menambahkan bahwa bagi orang-orang terdekatnya, humor dan kemurahan hatinya adalah hal yang paling akan dirindukan.

Talay Riley dikenal luas berkat karyanya dalam lagu-lagu seperti "Last Dance" milik Dua Lipa, "Young Dumb & Broke" oleh Khalid, dan "Lights On" dari H.E.R. Karya terakhir tersebut membawanya meraih penghargaan Grammy ketika lagu itu termasuk dalam album debut H.E.R. yang memenangkan kategori Album R&B Terbaik pada Grammy Awards ke-61.

Selain itu, Riley juga terlibat dalam proyek-proyek besar lainnya, seperti lagu "Who's Laughing Now" milik Jessie J, "Clumsy" oleh Britney Spears, dan "If It Ain't Love" dari Jason Derulo. Karirnya sebagai penulis lagu dimulai pada tahun 2009 melalui kolaborasi dengan rapper Inggris, Chip, di album debutnya, "I Am Chipmunk".


Riley juga merilis mixtape pribadinya, "Going to California", yang mengandung lagu "Make You Mine", dan terus aktif di industri musik dengan merilis lagu-lagu baru secara daring. Terbaru, ia berkontribusi pada album-album seperti "The Glorification of Sadness" oleh Paloma Faith dan "In the Blue Light" oleh Kelela.

Adik laki-laki Riley, Michael Orabiyi, yang juga seorang penulis lagu dengan nama panggung Scribz Riley, menyampaikan penghormatan yang menyentuh hati melalui Instagram. Ia menuliskan, "Ia memiliki salah satu hati yang paling tulus yang pernah saya kenal. Ia mencintai dengan sepenuh hati dan menyentuh banyak orang melalui bakat serta kebaikannya. Warisanmu akan terus hidup melalui musikmu dan semua orang yang beruntung mengenalmu."

Di kolom komentar unggahan Michael, banyak rekan dan kolaborator lainnya seperti Stormzy, Kehlani, Khalid, dan Ella Mai juga menyampaikan belasungkawa dan penghormatan mereka.

Selain Talay Riley, insiden penusukan tersebut juga melibatkan seorang pria berusia 20-an tahun yang mengalami luka, namun tidak berisiko fatal. Kepolisian London telah menangkap tiga orang yang diduga terlibat dalam insiden tersebut. Salah satu tersangka dibebaskan dengan jaminan, sementara dua lainnya tidak dikenakan tindakan hukum lebih lanjut.

Saat ini, penyelidikan masih berlangsung dan pihak kepolisian meminta informasi dari siapa pun yang berada di sekitar lokasi kejadian atau memiliki rekaman kamera keamanan untuk membantu proses penyelidikan.

(wk/timw)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!