Nana Dapatkan Keadilan, Pelaku Perampokan Dihukum Tujuh Tahun Penjara
Instagram/Nana/Instagram
Selebriti

Pelaku perampokan rumah Nana dijatuhi hukuman tujuh tahun penjara setelah mengancamnya.

WowKeren - Seorang pria bernama A, yang diketahui telah merampok rumah anggota After School yang kini menjadi aktris, Nana, dijatuhi hukuman tujuh tahun penjara oleh Pengadilan Distrik Uijeongbu. Keputusan ini diambil pada 9 Juni 2026, setelah pria berusia 30-an tersebut terbukti bersalah atas tuduhan perampokan dengan kekerasan dan ancaman menggunakan senjata.

Pengadilan mengakui bahwa Nana dan ibunya melakukan pembelaan diri yang sah saat menghadapi pelaku. Sebelumnya, jaksa penuntut meminta hukuman sepuluh tahun penjara dengan alasan bahwa tindakan A merupakan pelanggaran serius karena memasuki rumah dengan senjata dan mengancam korban wanita. Menurut pernyataan jaksa, "Terdakwa melakukan pelanggaran serius dengan memasuki tempat tinggal secara ilegal dan mengancam korban wanita. Dia tidak mengakui kesalahan dan tidak menunjukkan rasa penyesalan, sementara para korban mengalami tekanan psikologis akibat kejadian ini."


Pada sidang penutup, pengacara pembela A berargumen, "Dia memasuki rumah pada malam hari dengan niat mencuri, bukan untuk merampok dengan kekerasan. Tidak ada bukti bahwa terdakwa membawa senjata saat masuk ke rumah." Sementara itu, A sendiri menyampaikan permohonan maaf kepada korban dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya. Dia mengakui telah melakukan pelanggaran masuk dan percobaan pencurian, tetapi membantah tuduhan melakukan perampokan. A juga mengungkapkan niatnya untuk menyerahkan dokumen medis yang menunjukkan bahwa dia mengalami luka akibat pisau sepanjang lebih dari 5 cm.

A didakwa telah merampok rumah Nana di Guri, Provinsi Gyeonggi pada November lalu, di mana dia menuntut barang berharga dan mengancam Nana dengan senjata. Dalam peristiwa tersebut, Nana dan ibunya berhasil menundukkan A setelah melakukan perlawanan fisik dan menyerahkannya kepada pihak kepolisian. Di hadapan pengadilan, Nana menyampaikan, "Setelah kejadian ini, saya pikir saya baik-baik saja. Namun, entah bagaimana, ini tetap menjadi trauma dalam hidup saya. Mengapa persidangan ini berlangsung begitu lama, dan mengapa kami harus menderita penghinaan seperti ini? Seolah-olah kami terus-menerus dirugikan."

(wk/timw)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait