Saat iring-iringan yang dipimpin Raja Charles III tiba di Westminster Abbey pada Senin (19/9), keluarga kerajaan dan ratusan prajurit memberikan hormat kepada peti mati Ratu Elizabeth II.
Prosesi pemakaman Ratu Elizabeth II yang berlangsung pada Senin (19/9), diselimuti duka mendalam. Bahkan tangis Raja Charles III pecah saat melihat peti sang Ibu.
Upacara pemakaman jenazah mendiang Ratu Elizabeth II digelar secara khidmat pada Senin (19/9) waktu setempat. Beberapa fakta menarik seputar pemakaman Ratu Elizabeth II pun terungkap.
Istri dari Pangeran William itu tampak memberikan penghormatan terakhir kepada Ratu Elizabeth II di pemakaman Westminster Abbey. Ia pun tampak mengenakan setelan berwarna hitam yang membuatnya terlihat anggun.
Diketahui, kedua cicit Ratu Elizabeth II yakni Pangeran George dan Putri Charlotte turut dilibatkan dalam prosesi pemakaman kenegaraan hari ini berdasarkan 'keputusan kolektif keluarga'.
Proses pemakaman Ratu Elizabeth II ke Westminster Abbey telah dimulai. Peti mati pun meninggalkan Westminster Hall. Dalam prosesi ini tampak anak hingga cucu Ratu ikut berjalan di belakangan mengikuti prosesi.
Para pemimpin dunia duduk di Westminster Abbey. Presiden Prancis Emmanuel Macron dan istrinya, Brigitte, telah tiba di lokasi. Presiden Amerika Serikat Joe Biden dan istrinya, Jill Biden, juga telah tiba.
Sebelum akhirnya dimakamkan, peti mati Ratu Elizabeth II disemayamkan di Westminster Hall. Dalam hal ini, peti mati Ratu Elizabeth II juga dijaga dengan ketat oleh para penjaga.
Seperti yang diketahui, Ratu Elizabeth II meninggal pada 8 September 2022 lalu. Setelah Ratu Elizabeth II meninggal, putra sulungnya pun naik takhta dan kini dikenal sebagai Raja Charles III.
Pangeran George dan Putri Charlotte dijadwalkan juga akan mengikuti prosesi pemakaman buyut mereka, Ratu Elizabeth II. Keduanya akan mengikuti orangtua mereka, Pangeran William dan Kate Middleton, menuju Westminster Abbey.
Setelah meninggalnya Ratu Elizabeth II, masa berkabung berlangsung selama 10 hari. Namun kini masa berkabung telah berakhir dan prosesi pemakaman Sang Ratu segera dimulai.
Mendiang Ratu Elizabeth II akan segera dimakamkan pada Senin (19/9) hari ini. Selama 10 hari masa Operasi London Bridge, sejumlah peristiwa menarik dan haru pun telah terjadi dan mencuri perhatian.
Raja Charles III disebut menelepon putranya sesaat sebelum mendarat di Skotlandia. Yang mana, itu hanya beberapa menit sebelum Buckingham merilis pengumuman resmi.
Biro cuaca juga menyatakan jika gempa bisa dirasakan di seluruh Taiwan. Bangunan yang ada di sekitar ibu kota Taipei ikut berguncang singkat dengan gempa susulan.
Dalam kesempatan tersebut, raja yang kini berkuasa, King Charles III, mengatakan bahwa dia tergerak dengan curahan simpati publik setelah kematian ibunya.
Pangeran Harry sudah diizinkan mengenakan pakaian militernya untuk pertama kali sejak tahun 2020. Peti mati Ratu Elizabeth II pun dijaga oleh para cucunya pertama dalam sejarah.
Raja Charles III dan sang putra, Pangeran William, melakukan kunjungan ke area Lambeth untuk menyambut serta menyalami para pelayat yang rela mengantri untuk melihat peti jenazah Ratu Elizabeth II.
MAH, pria asal Madiun yang ditangkap terkait kasus Bjorka memberikan pengakuan mengenai keterlibatannya dengan sang hacker. MAH juga mengaku mengidolakan Bjorka.
Pangeran Harry dan Meghan Markel 'tak diundang' dalam resepsi kenegaraan untuk para pemimpin dunia dan bangsawan asing yang akan menghadiri pemakaman ratu. Resepsi kenegaraan itu akan digelar di Istana Buckingham.
Dia sangat menjaga kehidupan pribadinya untuk dirinya sendiri, yang juga berimbas pada bagaimana dia memilih untuk membesarkan kedua anaknya tanpa gelar kerajaan.