Hasil otopsi kedua David sudah diterbitkan dan tertulis jelas bahwa David Carradine meninggal akibat asphyxia yakni kurangnya suplai oksigen ke otak.
- Tim WowKeren
- Jumat, 03 Juli 2009 - 09:47 WIB
WowKeren - Selain meminta bantuan FBI untuk mengusut kasus kematian David, pihak keluarga David Carradine juga telah meminta dilakukannya otopsi kedua pada jenasah aktor tersebut. Otopsi kedua yang dilakukan oleh Dr. Michael Baden, ahli patologi forensik sewaan keluarga David, menunjukkan bahwa David meninggal karena 'asphyxia', yakni tidak adanya suplai oksigen ke otak yang mengakibatkan kematian.
Hasil otopsi yang dilakukan tanggal 11 Juni segera setelah jenasah David dipulangkan ke Amerika Serikat ini disampaikan oleh Baden pada Associated Press. "Sejauh ini, informasi yang kami kumpulkan masih menunjukkan hasil tersebut (David meninggal karena 'asphyxia')," ungkap Baden.
Baden juga menambahkan dari hasil otopsi tersebut dapat dipastikan bahwa David tidak pernah berniat untuk bunuh diri dan bahkan dapat disimpulkan adanya faktor kecelakaan pada kematian David. Hal ini terlihat dari ikatan tali pada leher hingga kelaminnya yang menunjukkan kemungkinan David mempraktekkan auto-erotic asphyxiation yakni aktivitas seks yang dilakukan dengan cara menghentikan sulai oksigen ke otak untuk sementara waktu demi mendapatkan kepuasan.
Sementara itu, pihak keluarga juga masih menunggu rincian informasi dari pemerintah Thailand termasuk hasil tes uji racun, analisa pada barang-barang di kamar David, rekaman kamera pengawas dan daftar orang yang masuk ke kamar David. Bukti-bukti yang dikumpulkan pemerintah Thailand tersebut dapat mengacu pada kemungkinan David dibunuh orang lain.
David ditemukan tewas tergantung di kamarnya di hotel Swissotel Nai Lert Park Bangkok, Thailand, tanggal 4 Juni lalu. Jenasah aktor film "Kill Bill" ini telah dimakamkan tanggal 13 Juni di Los Angeles.
(wk/)