Christina Aguilera ingin membuat album barunya lebih unik, oleh karena itu, ia bekerjasama dengan M.I.A, Santigold, dan Ladytron yang berbeda aliran musik dengannya.
- Tim WowKeren
- Sabtu, 15 Agustus 2009 - 10:18 WIB
WowKeren - Christina Aguilera ingin menciptakan sesuatu yang berbeda untuk album barunya "Light & Darkness" , sesuatu yang unik. Seperti dilansir oleh MTV News, pelantun lagu "Beautiful" ini mengatakan bahwa untuk membuat album yang unik tersebut, ia bekerjasama dengan M.I.A, Santigold, dan grup band Ladytron.
"Saya berpikir saya sangat bangga sekali dengan album ini karena saya telah bekerja dengan begitu banyak orang berbakat dan luar biasa," kata Christina. "Sia (Sia Furler) dan saya telah melakukan banyak pekerjaan untuk album ini dan dia bagaikan sebuah permata. Ia sangat berbakat dan saya menikmati bergabung dengan perusahaannya, dan saya berpikir kami telah membuat beberapa sihir gila yang luar biasa. Saya memiliki kesempatan untuk menulis lagu dengan Santigold, M.I.A., Ladytron, artis-artis yang saya sukai."
Mengenai lagu-lagu dalam album keempatnya tersebut, Christina mengakui jika ia telah bereksperimen dengan berbagai macam tipe susunan dan musik dengan suaranya yang tidak pernah ia tunjukkan dan tidak pernah ia ketahui kalau ternyata ia bisa melakukannya. Christina melanjutkan dengan beralasan bahwa ia ingin semua orang terkejut dan menikmatinya untuk pertama kali.
Keinginan Christina yang beraliran musik pop untuk menggandeng ketiga musisi tersebut akan menampilkan kolaborasi yang unik karena ketiga musisi tersebut mengusung aliran musik yang berbeda dengannya. M.I.A. bergenre musik electronica dan alternative dance, Santigold memiliki aliran musik indie rock dan post punk, sedangkan grup musik Ladytron beraliran electropop.
Selain mereka bertiga, Christina juga telah bekerja dengan beberapa musisi lainnya untuk menggarap album "Light & Darkness" yang dikabarkan akan berbeda jauh dari style lagu pop "Dirrty". Ia dan Sia Furler, seorang penyanyi pop asal Australia, bekerjasama dengan Le Tigre, Linda Perry, produser Tricky Stewart dan Goldfrapp.
Christina yang melejit lewat single-nya "Genie in a Bottle" (1999) ini telah mengantongi empat piala Grammy Award dan sebuah Latin Grammy Award. Sepanjang perjalanan karirnya, pelantun lagu "Reflection" ini telah merilis tiga buah album.
(wk/)