Blink-182 Batal Tampil Karena Kematian DJ AM
Musik

Melalui web site resmi mereka, Blink-182 umumkan pembatalan pertunjukan di Saratoga, New York, karena mereka masih berduka atas kematian DJ AM.

WowKeren - Setelah memberikan penghormatan di konser mereka Sabtu malam lalu, Blink-182 mengabarkan jika mereka membatalkan pertunjukan yang akan digelar Senin malam tanggal 31 Agustus. Berita pembatalan ini disampaikan melalui web site resmi grup musik mereka, Blink182.com.

Dalam web site tersebut tertulis: "Karena disebabkan oleh situasi setelah meninggalnya sahabat kami Adam 'DJ AM' Goldstein, Blink-182 tidak akan bermain di Saratoga, NY di SPAC (Saratoga Performing Arts Center)." Mereka melanjutkan jika Weezer, Taking Back Sunday dan Chester French akan tetap tampil sesuai yang telah direncanakan dengan beberapa kejutan spesial.

Blink-182 lalu menutup pernyataan mereka tersebut dengan menuliskan "Kami berterima kasih pada semua penggemar yang telah mendukung kami di tengah masa-masa sulit ini". Selain pernyataan ini, pemain bass Blink-182, Mark Hoppus, menulis di Twitter-nya: "Saratoga, permintaan maaf kami karena kami harus membatalkan pertunjukan nanti malam. Kami tidak mengetahuinya hingga sore ini".


Pembatalan pertunjukan ini bukanlah sebuah kejutan besar mengingat mereka mengatakan betapa sulitnya bagi Blink-182 untuk melakukan konser mereka. Grup musik Blink-182 juga menyempatkan waktu sejenak untuk mengheningkan cipta dan meredupkan lampu sebagai bentuk penghormatan bagi DJ AM di tengah konser mereka di Hartford, Connecticut, Sabtu malam tanggal 29 Agustus kemarin.

Di acara konser tersebut, Travis Barker, drummer Blink-182 yang merupakan satu-satunya penumpang selamat dari sebuah kecelakaan pesawat bersama DJ AM, terlihat tak kuasa menahan rasa harunya. Ketika grup musik tersebut membawakan lagu penutup mereka, Travis terlihat menggosok matanya dan membenamkan wajahnya di kedua telapak tangannya dan tak lama kemudian ia pun meninggalkan panggung sebelum lagu tersebut berakhir.

DJ AM ditemukan tidak bernyawa di apartemennya di Manhattan, New York, Jumat 28 Agustus kemarin. Polisi yang masuk apartemen DJ AM dengan mendobrak pintunya menemukan ia tergeletak di atas tempat tidur dan hanya mengenakan celana kolor. Polisi juga menemukan sebuah pipa untuk merokok obat-obatan terlarang dan pil-pil dari resep dokter di dalam apartemennya. Hingga saat ini, kasus kematiannya masih dalam penyelidikan polisi.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!