Akibat dari studio Metro-Goldwyn-Mayer (MGM) yang terancam gulung tikar, film "The Hobbit" beresiko mengalami penundaan untuk waktu yang tak ditentukan.
- Tim WowKeren
- Sabtu, 26 September 2009 - 11:42 WIB
WowKeren - Nampaknya masalah yang dihadapi oleh film "The Hobbit" tidak ada habisnya. Setelah baru saja kasus hukumnya terselesaikan kini film tersebut kembali berada dalam masalah baru. Seperti dikutip dari Deadline Hollywood, film tersebut terancam bakal mengalami penundaan entah hingga kapan.
Kemungkinan penundaan ini dikarenakan studio Metro-Goldwyn-Mayer (MGM), yang memiliki logo seekor singa mengaum di awal credit-nya, terancam bangkrut. MGM dikabarkan tengah berusaha mati-matian mencari suntikan dana.
Lebih lanjut dijelaskan jika MGM membutuhkan dana 20 juta dolar dalam waktu dekat. Selain itu, mereka juga membutuhkan tambahan 150 juta dolar untuk dapat melalui tahun ini dan mendanai proyek-proyeknya termasuk diantaranya memulai produksi film "The Hobbit".
Selain film "The Hobbit" yang terancam bakal ditunda, studio MGM pun juga akan kehilangan satu aset terbesarnya jika mereka mengumumkan kebangkrutannya. MGM akan kehilangan hak cipta atas franchise film "James Bond" untuk membayar sebagian hutang mereka yang mencapai 3,5 milyar dolar.
Sebelumnya, film "The Hobbit" sempat tersandung kasus hukum karena telah digugat oleh ahli waris pengarang novel "Lord of the Rings", J.R.R. Tolkien. Ahli waris tersebut menuntut New Line Cinema membayar 150 juta dolar atas kerugian yang disebabkan oleh pelanggaran kontrak, penipuan dan tuntutan lainnya.
Mereka menyatakan jika mereka tidak menerima royalti sebesar enam milyar dolar yang didapatkan dari keuntungan film trilogi "The Lord of the Rings". Namun, kasus tersebut kemudian dapat terselesaikan dengan baik.
Film "The Hobbit" rencananya akan dibuat menjadi dua buah film oleh studio New Line/Warner Bros. dan MGM. Film yang diyakini sebagai prekuel dari trilogi "The Lord of the Rings" ini disutradarai oleh Guillermo del Toro dan diproduseri oleh sutradara "The Lord of the Rings", Peter Jackson, dan Fran Walsh. Film tersebut rencananya akan mulai syuting tahun depan di New Zealand.
(wk/)