Aktris film "An Education" ini dahulu terbiasa membayangkan kematian ibunya untuk membangkitkan emosinya sehingga ia bisa menangis dengan alami di hadapan kamera.
- Tim WowKeren
- Jumat, 02 April 2010 - 15:04 WIB
WowKeren - Carey Mulligan memiliki sebuah cara ekstrim untuk membangkitkan emosi negatifnya. Aktris film "An Education" ini dulu terbiasa membayangkan ibunya telah meninggal dunia agar ia sukses menangis alami di depan kamera.
"Selama beberapa tahun, saya terbiasa menggunakan pengalaman saya," jelas Carey pada Parade. "Jadi saya membayangkan semua hal menakutkan karena saya harus banyak menangis di film-film drama."
"Saya ingat ketika bermain di 'Pride and Prejudice', saya harus melakukan adegan dimana saya berada dalam kondisi terpuruk. Dan sebelum kami syuting, saya mengahbiskan waktu sekitar tiga jam membayangkan pemakaman ibu saya," imbuhnya. "Sebenarnya dia masih hidup, bahagia dan sehat. Itu sungguh menakutkan."
Karena begitu buruknya, Carey kemudian mengambil cara lain untuk membangkitkan emosinya. Kekasih aktor film "Transformers", Shia LaBeouf, tersebut sekarang tak lagi menggunakan hidupnya. Carey mulai mendalami dan menggunakan kehidupan karakternya yang ternyata lebih mudah daripada menggunakan hidupnya.
Nama Carey meroket setelah ia memerankan karakter Jenny Miller di film "An Education" yang kemudian membuatnya berhasil masuk nominasi Oscar serta meraih penghargaan BAFTA Award untuk Aktris Terbaik. Ia bakal kembali menunjukkan kepiawaiannya dalam berakting melalui film "Wall Street 2: Money Never Sleeps".
(wk/)