Naomi bersikeras suara tinggi di video itu membuatnya terkesan marah besar padahal dia hanya memindahkan kamera milik kru TV ABC itu.
- Tim WowKeren
- Selasa, 04 Mei 2010 - 10:20 WIB
WowKeren - Supermodel Naomi Campbell akhirnya angkat bicara pasca insiden yang menyebabkan kamera kru stasiun TV ABC terjatuh. Ketika dikonfirmasi di acara "The Oprah Winfrey Show", Senin 3 Mei kemarin, Naomi bersikeras bahwa suara dalam rekaman milik kru TV ABC itu ditinggikan volumenya untuk memperlihatkan sosok Naomi yang tampak marah dan lebih ganas dibandingkan kenyataan sebenarnya.
"Pasti itu suara sound effect karena ada tiga kamera dan ketika saya berjalan menuju pintu keluar, ada satu kamera yang menghalangi jalan jadi saya pindahkan kamera itu agar saya bisa keluar," ungkap Naomi pada Oprah Winfrey. Tak hanya membela diri, Naomi juga mengatakan kalau dirinya menolak untuk membahas masalah hadiah blood diamond itu karena dirinya takut akan dampak yang mungkin akan terjadi jika dia mengungkapkan detail seputar berlian itu.
"Saya mengatakan (saat diwawancarai), 'Saya tak akan berbicara tentang hal itu'. Saya tidak ingin terlibat dalam kasus pria itu (Charles Taylor)," ungkap Naomi. "Dia telah banyak melakukan beberapa hal buruk dan saya tak mau mengeluarkan pernyataan apapun yang nantinya akan membahayakan keluarga saya."
Dalam wawancara itu, Naomi juga mengaku kalau sifat pemarahnya itu kerap timbul tanpa dia sadari. Menurut Naomi, dia menjadi seseorang yang suka marah-marah ketika dia sedang ketakutan. Namun, Naomi juga merasa bahwa kebiasaan buruknya itu harus segera diatasi sehingga tidak semakin merugikan orang lain.
Kemarahan Naomi pada kru stasiun TV ABC bermula dari pertanyaan reporter seputar hadiah blood diamond yang kabarnya telah diberikan oleh mantan presiden Libya, Charles Taylor. Naomi yang enggan menjawab terus dicecar pertanyaan seputar hubungannya dengan mantan presiden yang bertanggungjawab terhadap penjualan berlian ilegal di Afrika tersebut. Akibatnya dia menjadi marah dan mengakhiri wawancaranya hingga tanpa sengaja membuat satu kamera terjatuh.
(wk/)