Adrien Brody: Adegan Seks di Film 'Splice' Cukup Mengganggu
Film

Adrien merasa tidak nyaman karena ia harus melihat adegan seksualnya dengan makhluk hasil rekayasa genetika di film "Splice" bersama dengan ibunya.

WowKeren - Seperti di film Hollywood pada umumnya, film thriller sci-fi "Splice" juga mengandung unsur hubungan seksual. Akan tetapi, menurut Adrien Brody, adegan hubungan seksualnya di film "Splice" telah mengubah definisi adegan seks ke level baru.

Di film "Splice", Adrien memerankan Clive, seorang ilmuwan di bidang rekayasa genetika yang bersama kekasihnya, Elsa (Sarah Polley), telah menciptakan sesosok makhluk baru bernama Dren. Makhluk tersebut kemudian merayu Adrien dalam sebuah adegan seks yang mengejutkan.

"Bagaimana seseorang bisa membandingkan apa yang terjadi di film ini dengan semua hal yang biasa saya lakukan?" ujar Adrien sembari tertawa lebar pada MTV News mengenai adegan seks tersebut. "Itu adalah level baru, adegan itu sangat berskenario seks Gen-X."

Adrien pun menambahkan kalau adegan seks itu menyisakan sedikit rasa tak nyaman baginya. "Ini adalah salah satu dari sekian banyak hal dimana saya harus menonton film itu bersama ibu saya untuk pertama kalinya, jadi itu sedikit mengganggu," jelas aktor berusia 37 tahun tersebut.

Meski demikian, hal itu justru yang membuat Adrien tertarik untuk ikut bermain di film "Splice". "Saat saya membaca naskahnya, tingkat kegilaan dan elemen yang mengganggu sangat menakjubkan seiring dengan proses pembuatannya," tutur Adrien.


"Hal ini cukup mengganggu, tetapi di saat yang bersamaan ada hal yang menarik dari itu," imbuh aktor film "Predators" tersebut. "Elemen sci-fi dalam film ini.. kami ada disana, hampir, secara ilmu pengetahuan dan teknologi. Kami disana. Saya rasa hal ini terjadi karena adanya elemen yang mengganggu itu."

Film "Splice" digarap oleh sutradara sekaligus penulis naskah film "Cube" (1997), Vincenzo Natali. Film yang diproduksi oleh Guillermo Del Toro tersebut menceritakan tentang dua ilmuwan muda terkenal di bidang rekayasa genetika, Elsa dan Clive. Spesialisasi mereka adalah penggabungan DNA dari berbagai macam hewan untuk menciptakan sebuah jenis baru yang luar biasa.

Kedua ilmuwan ini kemudian ingin menggunakan DNA manusia untuk menciptakan sebuah jenis baru yang bakal memberikan banyak sekali keuntungan di bidang medis. Di sisi lain, perusahaan farmasi yang mendanai penelitian mereka lebih tertarik untuk memanfaatkan nama besar mereka demi mendapatkan keuntungan jangka pendek yang mudah.

Penelitian rahasia yang dilakukan Elsa dan Clive akhirnya membuahkan makhluk bernama Dren yang perkembangan fisik dan intelektualnya tidak dapat diprediksikan. Dengan cepat Dren tumbuh menjadi sesosok perempuan bersayap yang cantik nan berbahaya yang menciptakan sebuah ikatan dengan para penciptanya hanya untuk mendapatkan ikatan tersebut akan menjadi mematikan.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait