Selain dipukul kepala dan bajunya dibakar dengan rokok, penyanyi "I Dreamed a Dream" ini juga kerap diejek dengan nama julukan tertentu.
- Tim WowKeren
- Kamis, 21 Oktober 2010 - 09:55 WIB
WowKeren - Susan Boyle mengaku pernah jadi korban perlakuan semena-mena dari teman-temannya. Saat ditanya seperti apa perlakuan yang diterimanya, Susan mengatakan kalau bajunya pernah dibakar dengan rokok dan ia pernah dipukul di kepala.
"Itu adalah kekerasan fisik tetapi hal yang lebih menyakitkan adalah kekerasan secara psikologis," ungkap Susan di acara Oprah Winfrey, "The Oprah Winfrey Show", Selasa 19 Oktober, seperti dikutip dari PopEater. "Nama julukan. Penyebutan nama julukan yang diulang-ulang membuat saya merasa tak seorangpun mencintai saya. Saya tidak punya arti. Saya hanyalah target."
Ditambahkan Susan, ia merasa trauma mengenang masa mudanya. Susan bahkan menolak saat Oprah memintanya menyebutkan nama julukan yang pernah disandangnya. Namun penyanyi yang baru merilis buku memoar berjudul "The Woman I Was Born To Be" ini punya cara jitu untuk mengatasi rasa minder sekaligus menghentikan perlakukan semena-mena dari teman-temannya.
"Apa yang harus kamu lakukan adalah melakukan sesuatu dengan baik dan mencoba meraih rasa hormat dari mereka dengan semacam cara dan itulah tujuan saya menyanyi," ungkap penyanyi yang sempat melantunkan single klasik Crowded House", "Don't Dream It's Over", di acara talk show tersebut. "Saya sekarang merasa dicintai. Dan itu sesuatu yang tidak saya rasakan ketika saya masih muda."
Berikut ini wawancara Susan Boyle Bersama Oprah Winfrey:
(wk/)