Meminum darah yang keluar dari tengkorak manusia menjadi saat paling tak terlupakan bagi Nicolas, sang pemeran utama film tersebut.
- Tim WowKeren
- Sabtu, 26 Februari 2011 - 14:06 WIB
WowKeren - Sepertinya berakting dalam sebuah film bergenre aksi petualangan merupakan suatu tantangan yang menarik. Hal semacam ini dirasakan oleh sejumlah yang terlibat langsung dalam penggarapan film arahan sutradara Patrick Lussier, "Drive Angry".
Nicolas Cage mengisahkan bahwa salah satu adegan yang membuatnya merasa sangat terkejut sampai saat ini adalah ketika ia memerankan sosok Milton yang meminum darah dari tengkorak manusia. Di dalam filmnya itu, ia menghidupkan karakter sebagai seorang penjahat bernama Milton yang ingin membalas dendam atas kematian putrinya.
"Aku ingin terlihat bagus," ujar Nicolas pada MTV. "Aku ingin darah itu meluber keluar dari sendi-sendi mata."
Selain Nicolas, ada Billy Burke dan William Fichtner yang juga ingin mengisahkan pengalaman menariknya. Billy mengaku ingin mengganti sosok bayi dengan anak domba dalam suatu adegan disaat dia memainkan karakternya sebagai seorang pemimpin suatu pemujaan yang akan mengorbankan nyawa sang bayi. Sedangkan menurut William, hal paling seru dari film itu justru saat adegan seks Nicolas dengan seorang wanita. Sayangnya adegan tersebut akhirnya tak ditampilkan karena dianggap terlalu vulgar.
"Ada satu adegan dalam film yakni adegan seks 'kreatif' ketika Nicolas terlibat aksi perkelahian dengan senjata dan saat itu dia sedang bersama seorang wanita yang telanjang dan sedang berada di atas Nicolas yang saya rasa adegan itu sungguh sangat hebat," kata William. "Itu adalah sebuah tantangan."
Film "Drive Angry" yang telah rilis perdana 25 Februari ini bercerita tentang seorang penjahat bernama Milton (Nicolas) yang berniat membalas dendam pada pembunuh putrinya sekaligus menyelamatkan cucunya yang masih bayi. Dalam usahanya menemukan sang cucu, Milton dibantu seorang pelayan bernama Piper (Amber Heard). Milton yang juga tengah diburu polisi dan seorang pembunuh misterius dengan julukan "The Accountant" (William) tersebut hanya memiliki waktu tiga hari untuk menghentikan pembunuh fanatik yang kini mengincar nyawa cucunya sekaligus menyelamatkan dirinya dan Piper.
(wk/)