Konsentrasi Bradley dan Robert De Niro terganggu dengan kehadiran turis dan paparazi karena pihak kru film tak mampu memblokir lokasi syuting.
- Tim WowKeren
- Selasa, 15 Maret 2011 - 15:46 WIB
WowKeren - Bradley Cooper dan Robert De Niro punya pengalaman seru saat mereka terlibat dalam proyek film "Limitless". Karena anggaran yang tak terlalu besar, pihak kru film memutuskan untuk syuting di lokasi terbuka di kawasan Central Park dan Fifth Avenue, New York, tanpa menutup kawasan tersebut.
"Sungguh sangat kacau balau. Kita tak bisa menutup kawasan itu," kata Bradley pada New York Daily News. "Ini sebuah pengalaman baru karena film itu tak beranggaran besar dan kami tak mampu memblokir semua area. Ada beberapa paparazi di sana ketika saya mencoba berdiskusi dengan sutradara."
Sementara itu, Robert yang berbeda generasi dengan Bradley mengaku merasa aneh namun cukup tertarik dengan kebiasaan masyarakat modern terutama ketika bintang idola mereka muncul di tempat umum. "Yah saya merasa ini sedikit menarik. Saya kadang melihat orang-orang mengikuti saya dan mereka akan pura-pura mengangkat telepon untuk menaruhnya di telinga padahal sebenarnya mereka mencoba memotret saya. Sungguh sangat aneh namun itulah yang sebenarnya terjadi," kata Robert.
Dalam film "Limitless" arahan sutradara Neil Burger, Bradley memerankan karakter penulis gagal bernama Eddie Morra. Sedangkan Robert menghidupkan karakter pengusaha kelas kakap yang mencoba memanfaatkan Eddie, Carl Van Loon. Baik Bradley dan Robert mengaku film tersebut membuat mereka kian akrab dan ingin kembali berkolaborasi untuk proyek selanjutnya.
Film yang akan rilis tahun ini itu mengangkat kisah sukses Eddie Morra, penulis yang dianggap pecundang dan kemudian berubah menjadi pria terkenal yang meraih keuntungan di dunia finansial. Awalnya, Eddie yang hidupnya tergantung dari tulisan tersebut selalu gagal menuangkan idenya sehingga tak bisa menyelesaikan buku yang harus ia tulis.
Setelah kekasihnya Linda (Abbie Cornish) menghina Eddie sebagai pria tanpa masa depan dan memintanya agar berhenti menjadi penulis, Eddie pun terpikir untuk melakukan segala cara demi bisa bekerja maksimal. Disaat bersamaan, seorang teman lama Eddie mengenalkannya pada obat NZT yang membuatnya menjadi lebih fokus, percaya diri dan mampu memaksimalkan kerja otak hingga 100 %.
Dari seseorang yang bukan apa-apa, Eddie beralih menjadi pria sukses di dunia finansial. Namun, perubahan ini membuat pengusaha Carl Van Loon tertarik untuk memanfaatkan kemampuan Eddie demi meraup keuntungan milyaran dollar.
Sayangnya, kesuksesan secara instan itu tak berlangsung lama. Bukan hanya mendapat teror dan berusaha lolos dari perangkap Carl, Eddie juga harus berjuang agar dia tak menjadi korban dari efek samping penggunaan NZT yang berlebihan.
(wk/)