Rebecca Black Merasa Jadi Bahan Ejekan Karena Single 'Friday'
Musik

Namun ia tak menyerah dan ingin menunjukkan bakatnya dengan merekam versi akustik debut single yang kini masuk di iTunes itu.

WowKeren - Baru-baru ini, seorang penyanyi muda Rebecca Black berhasil menuai sensasi lewat debut video musik bertajuk "Friday" sekitar minggu lalu. Hampir jutaan orang lebih menyaksikan video tersebut di Youtube dan Rebecca menjadi bahan pembicaraan di Twitter.

Namun bukannya dapat pujian, Rebecca justru meraih kritik pedas dari berbagai kalangan seperti blog TV.gawker.com yang melansir artikel berjudul "Apakah Ini Video Musik Paling Jelek Yang Pernah Ada?" dan majalah Time yang mengejek singlenya sebagai level baru tentang kriteria buruk serta rongsokan kereta api.

Sementara itu, situs D-Listed menjuluki Rebecca sebagai Ke$ha versi anak berusia lima tahun dalam artikel berjudul "Rebecca Black Telah Mengacaukan Hari Jumat". Ia meraih banyak kritik karena lirik yang terkesan dangkal yakni, "Yesterday was Thursday/ Today it is Friday/ Tomorrow is Saturday/ And Sunday comes afterward". (Kemarin adalah Kamis/ Hari ini adalah Jumat/ Besok adalah Sabtu dan Minggu datang sesudahnya). Suara Rebecca yang ditampilkan dengan polesan program komputer Auto-Tune itu juga kian meragukan kemampuannya sebagai penyanyi.

"Komentar menyakitkan itu sungguh mengejutkan saya," kata Rebecca untuk pertama kalinya pada The Daily Beast usai singlenya menduduki peringkat 54 dalam daftar tangga lagu Top 100 di iTunes mengalahkan Justin Bieber ("Baby"), Lady Antebellum ("Hello World") dan "Born This Way" milik Lady GaGa. "Saat komentar miring itu muncul, saya merasa seperti mengalami cyberbullied (dihina habis-habisan di dunia maya)."

Rebecca yang bernaung dalam label rekaman Ark Music Factory ini juga membela diri kalau bukan ia yang menulis lagu tersebut. Sebagai bagian dari kontrak senilai 2.000 dollar, Rebecca diminta membawakan satu dari dua lagu yang telah disiapkan Ark Music Factory dan menggarap video musiknya. Ia kemudian memilih single "Friday" yang dianggapnya menggambarkan kehidupannya sebagai remaja.

"Lagu lain adalah tentang percintaan dewasa yang saya belum berpengalaman tentang hal itu," kata Rebecca. "'Friday' adalah tentang berkumpul bersama teman-teman dan bersenang-senang. Saya merasa kalau kepribadian saya ada dalam lagu itu."


Akibat komentar penuh ejekan, label rekaman Ark Music Factory menawarkan untuk menarik video musik "Friday". Namun, Rebecca menolak dan bersikeras agar video musik tersebut tetap diputar. Bahkan ia berencana merekam versi akustik dari single "Friday". Tak hanya itu, penyanyi asal California ini akan tampil mempromosikan lagunya di acara TV ABC "Good Morning America" dan acara radio KISS FM "On Air with Ryan Seacrest".

"Saya memutuskan untuk tidak memberikan kepuasan bagi para Haters dengan menyerah begitu saja," kata Rebecca. "Saya ingin menunjukkan pada orang-orang kalau saya memiliki kemampuan lebih dari yang mereka pikirkan.

Sementara itu bos Ark Music Factory, Clarence Jey, mengaku mendukung penuh Rebecca. Dia juga mengungkapkan kalau Rebecca memiliki suara yang unik.

"Hal terlucu dari seluruh kisah tentang Rebecca Black adalah dia benar-benar penyanyi luar biasa yang memiliki vokal unik dan pribadi yang menyenangkan," kata produser sekaligus salah satu pencipta single "Friday" itu. "Gambaran keseluruhan yang kami rasakan telah mendobrak banyak batasan baik dari sisi baik maupun sisi buruk."

Penasaran seperti apa penampilan Rebecca Black? Simak video musik "Friday" berikut ini:

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!