Merasa sebagai korban, Yoyo berharap agar pengadilan mengabulkan keinginannya untuk menjalani rehabilitasi bagi pecandu narkoba.
- Tim WowKeren
- Selasa, 07 Juni 2011 - 08:35 WIB
WowKeren - Yoyo Padi masih berjuang sendiri demi kebebasannya. Dalam sidang kedua kasus narkoba yang digelar Senin 6 Juni di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, mantan suami Rossa itu kembali hadir tanpa didampingi pengacara.
Sidang tersebut beragendakan keterangan para saksi. Karena Jaksa Penuntut Umum belum siap maka sidang ditunda hingga pekan depan. Saat diwawancarai, Yoyo mengaku kalau ia berharap agar pengadilan bisa mengabulkan permohonannya untuk menjalani rehabilitasi ketimbang terus mendekam di penjara.
"Penjara bukan tempat korban narkoba," kata ayah dari Rizky Langit Ramadan (4) tersebut pada Vivanews. "Kalau negara kita mau membenahi warganya, ya direhab."
Untuk kasus tersebut, Yoyo didakwa dengan pasal 112 subsider 127 UU No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Beberapa waktu lalu, ia sempat terkesan pasrah menerima dakwaan. Kali ini, drumer bernama asli Surendro Prasetyo itu merasa sedikit keberatan dengan vonis tersebut.
"Iya saya salah," katanya seperti dilansir dari detikHot. "Tapi salah itu kan ada kadarnya. Sebenarnya ada yang nggak sesuai dengan dakwaan tapi saya nggak mau menyampaikannya di sini, karena sifatnya sangat pribadi."
Meski ingin bebas penjara, Yoyo mengakui kalau kehidupan di tempat baru tersebut juga memberikan hikmah tersendiri. Selain lebih religius dan sehat jasmani, Yoyo juga memiliki banyak sahabat dan hobi baru.
"Selama saya di penjara, saya lebih banyak menghabiskan waktu dengan menulis. Menulis apa saja tentang kehidupan terutama kehidupan saya," ucap Yoyo pada Okezone. "Saya tidak berani bilang nulis biografi karena biografi itu ada sesuatu yang bisa dibanggakan. Mungkin tepatnya saya lebih banyak sharing pengalaman hidup."
Hingga saat ini, Yoyo telah menulis sekitar empat bab. Isinya merupakan kisah masa kecil, keterlibatannya di dunia musik serta segala masalah pelik yang ia alami. "Belum sampai masa sekarang. Masih belum selesai," tutur Yoyo.
(wk/)