Teruskan Amanah, Putra Sulung KH Zainuddin MZ Berencana Bangun Pondok Pesantren
Selebriti

Pondok pesantren tersebut akan didirikan di area sekitar masjid yang dekat dengan tempat pemakaman Dai Sejuta Ummat itu.

WowKeren - Usai sudah tugas duniawi yang diemban oleh KH Zainuddin MZ. Setelah disemayamkan di rumah duka, Jl Gandaria I Gang Haji Aom, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, jenazah almarhum dishalatkan di Masjid Fajrul Islam yang berada persis di depan kediamannya. Jenazah kemudian dimakamkan di halaman masjid setelah shalat ashar.

Kepada putra sulungnya, Fikri Haikal MZ, almarhum sempat mengutarakan niat untuk membangun pondok pesantren. Rencananya, Fikri ingin mewujudkan cita-cita almarhum yang dikenal sebagai sosok Dai Sejuta Ummat tersebut.

"Beliau bilang teruskan yang sudah ada. Menjalankan amanat, 2-3 tahun lalu memang pesan pingin dimakamkan di areal masjid," ujar Fikri. "Karena beliau punya cita-cita di lingkungan ini mau didirikan asrama dan sekolahan. Memang ada tradisi kyai dimakamkan di situ (masjid)."

"Sekolahan sudah punya. Kita memang berencana membangun sebuah miniatur ponpes yang mengelilingi kediaman beliau," imbuhnya saat ditemui di rumah duka, Selasa, 5 Juli. "Beliau suka curhat, nggak segampang membalikkan telapak tangan, gigih, ulet. Makanya kita mau meneruskan keinginan beliau."


Bukan tanpa alasan almarhum menyampaikan niatannya tersebut. Dengan dibangunnya pondok pesantren itu, beliau ingin menciptakan anak-anak muda yang berkompeten dalam bidang agama Islam dan mau menjadi pendakwah seperti dirinya.

Sementara itu, ketika disinggung mengenai menggantikan peranan sang ayah sebagai ahli dakwah, Fikri menjawab dengan bijak. Mantan kekasih artis Vira Yuniar tersebut mengaku akan menyerahkan semua penilaian tentang hal itu kepada umat. Lagipula, almarhum juga tidak memaksakan Fikri untuk menjalani profesi serupa.

"Wallahuallam kalau menggantikan ayah. Lagi-lagi umat yang akan menentukan, saya sudah ikhtiar, sudah ke arah sana, terserah umat nantinya," tutur Fikri. "Secara spesifik sih nggak. Beliau moderat, terserah anak, kita paham, anak punya nasib sendiri dan sudah ditentukan. Terserah anak mau jadi apa."

KH Zainuddin MZ menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Pusat Pertamina Jakarta akibat serangan jantung pada hari Selasa, 5 Juli. Beliau wafat di usia 60 tahun dan meninggalkan seorang istri, Hj Kholilah serta empat orang anaknya.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!