Martino terpaksa hanya bisa menyaksikan pertandingan dan memberikan instruksi kepada pemainnya dari tribun penonton.
- Tim WowKeren
- Sabtu, 23 Juli 2011 - 08:59 WIB
WowKeren - Jelang pertandingan krusial melawan Uruguay di partai final Copa America 2011, Paraguay malah menghadapi masalah berat. Sang pelatih Gerardo Martino dilarang mendampingi timnya pada laga puncak, Senin pagi, 25 Juli.
Martino mendapat sanksi larangan tampil pada dua pertandingan, termasuk saat menantang Uruguay di final. Martino hanya bisa menyaksikan anak asuhnya berlaga dari kursi tribun penonton. Dari sana, ia hanya bisa memberikan instruksi melalui asistennya atau official lain.
Pelatih berusia 48 tahun asal Argentina ini diberikan sanksi karena mengajukan protes keras serta berdebat dengan wasit atas kartu merah yang diberikan kepada kapten Dario Veron di pertengahan babak kedua pertandingan semifinal melawan Venezuela, Kamis, 21 Juli. Selain itu, ia juga dinilai terlibat dalam perkelahian dengan pemain dan official Venezuela setelah pertandingan tersebut.
Pertandingan semifinal tanpa gol setelah 120 menit bermain, diakhiri dengan adu penalti. Paraguay memenangkan drama tersebut dengan skor 5-3 dan melaju ke final.
Ternyata, pesta kegembiraan tersebut berakhir dengan kericuhan. Kedua tim, baik pemain maupun official, malah terlibat perkelahian. Polisi dan petugas keamanan harus turun tangan melerai mereka. Atas kejadian itu, kedua tim dikenakan denda masing-masing 10 ribu dollar atau sekitar Rp 85 juta.
(wk/)