Ahli meteorologi National Center for the Prevention of Natural Disasters juga mengungkap kalau Bangkok akan lenyap seperti Atlantis pada 2100.
- Tim WowKeren
- Sabtu, 23 Juli 2011 - 12:27 WIB
WowKeren - Pemanasan global juga memberikan dampak mengerikan bagi dunia. Ilmuwan telah memprediksi kalau sejumlah pulau akan tenggelam termasuk ibukota Thailand, Bangkok. Diyakini, Bangkok akan terendam banjir pada 2030 dan 2100 akan lenyap seperti pulau Atlantis.
Analisa tersebut diungkapkan Smith Dharmasaroja dari National Center for the Prevention of Natural Disasters. Meski belum pasti, namun Smith telah dikenal sebagai ahli meteorologi yang mampu menganalisa data mendekati kebenaran. Ia merupakan salah satu ahli yang memprediksi bencana tsunami Desember 2004 dengan akurat.
Saat ini, sekitar 10 juta orang telah menghuni daratan Bangkok. Pertambahan penduduk yang meningkat tajam itu memicu naiknya jumlah pembangunan gedung pencakar langit. Berat dari gedung-gedung tersebut yang menyebabkan tanah daratan berkurang antara 1.5 hingga 5,3 cm per tahun.
Parahnya lagi, sebagian dari wilayah Bangkok juga telah berada di bawah permukaan laut. Di kawasan pelabuhan Samunt Prakan, sekitar 15 km dari Bangkok, wilayah perumahan yang dekat dengan aliran sungai telah terendam banjir dalam kurun waktu beberapa bulan terakhir. Data dari World Bank, Asian Development Bank dan Japan International Cooperation Agency mengungkapkan, Bangkok telah masuk daftar kota yang terancam karena pengaruh perubahan iklim.
Smith mengusulkan agar pemerintah membangun rangkaian dinding laut (pembatas dari wilayah laut dengan daratan) di sepanjang teluk Siam. Tujuan proyek senilai 2 milyar euro atau lebih dari Rp 24 triliun itu untuk mencegah masuknya air laut ke wilayah perumahan.
Usulan Smith langsung diprotes Anond Snidyongs, ahli kelautan di wilayah Asia Selatan. Selain menghabiskan biaya, dinding laut juga akan mudah terkikis oleh air laut.
"Sama sekali tak berguna mencoba mencegah erosi dengan rencana itu," kata Anond. "Ada cara yang lebih baik untuk mencegah banjir seperti perbaikan manajmen untuk penataan gedung di kawasan berpenduduk."
(wk/)