Mitch Winehouse mengajak pemerintah membantu membiayai pembangunan fasilitas rehabilitasi bagi pecandu narkoba dan alkohol yang kurang mampu sehingga mereka tak akan bernasib sama dengan Amy.
- Tim WowKeren
- Selasa, 02 Agustus 2011 - 10:04 WIB
WowKeren - Ayah mendiang Amy Winehouse, Mitch Winehouse, telah bertemu anggota Parlemen Inggris, Senin 1 Agustus, untuk membahas dukungan dana pembangunan yayasan sekaligus panti rehabilitasi atas nama putrinya. Panti rehabilitasi itu ditujukan untuk menampung dan memfasilitasi rehab dari kaum muda pencandu narkoba dan alkohol yang kurang mampu.
"Proyek ini bukan hanya tentang Amy tapi karena kita berada dalam posisi yang beruntung untuk mendanai Amy ke panti rehab pribadi," kata Mitch. "Panti tersebut ditujukan bagi orang-orang yang tak mampu membayar."
Tahun lalu, pemerintah Inggris telah menutup satu-satunya pusat rehabilitasi bagi anak muda yang dibiayai negara, National Health Service. Karena itulah, Mitch berjuang keras agar anak-anak muda pecandu narkoba dan alkohol yang kurang mampu bisa mendapat fasilitas rehab. Sehingga, mereka tak akan bernasib sama dengan Amy.
"Daripada uang negara dihambur-hamburkan untuk membenahi sistem keadilan kriminal, sebaiknya dilakukan relokasi dana," kata Mitch. "Kita perlu membantu anak-anak kita."
Masih tentang Amy, baru-baru ini seorang pria bernama Tony Azzopardi mengklaim kalau penyanyi yang meninggal 23 Juli tersebut telah meminta jasanya untuk mengatur transaksi narkoba dengan seorang pengedar yang dijuluki Mr. Big. Menurut Tony, Amy menemuinya di sebuah bar pada 22 Juli dan mereka kemudian membeli dari Mr. Big setengah ons heroin dan setengah ons kokain dengan harga 1,200 euro atau lebih dari Rp 14 juta.
"Aku ingin keluarga Amy tahu kebenaran tentang apa yang terjadi," kata Tony. "Aku ingin membantu mereka tapi aku khawatir dengan keselamatanku."
Keluarga Amy dikabarkan tak percaya dengan keterangan Tony. Apalagi, pihak berwenang juga tak menemukan indikasi penggunaan narkoba di apartemen Amy di Camden, tempat pelantun single "Rehab" itu ditemukan tak bernyawa.
(wk/)