Presiden Warner Bros. Pictures, Jeff Robinov, yakin hal itu akan menarik banyak penonton nantinya.
- Tim WowKeren
- Rabu, 03 Agustus 2011 - 15:57 WIB
WowKeren - Meski film "Green Lantern" masih belum dirilis di 22 negara, namun film yang dibintangi Ryan Reynolds ini dikatakan gagal menghasilkan keuntungan. Pasalnya, film ini diproduksi dengan dana mencapai USD 200 juta (sekitar Rp 1,7 triliun) sedangkan hingga kini hasil yang diperoleh dari penayangan di seluruh dunia hanya USD 154 juta (sekitar Rp 1,3 triliun).
Meski demikian Warner Bros. Pictures tetap kukuh untuk membuat sekuelnya, "Green Lantern 2". Presiden Warner Bros. Pictures, Jeff Robinov, mengatakan ia telah punya cara jitu agar film menarik penonton.
"Kami memiliki pembukaan yang layak, sehingga kami simpulkan ada penonton," jelas Jeff. "Untuk maju, kami perlu membuat sedikit tekanan dan gelap tentang adegan aksinya. Dan kita harus menemukan cara untuk menyeimbangkan antara waktu di ruang angkasa dan di Bumi."
Perubahan lain yang juga akan dilakukan yakni mengganti sang sutradara. Sutradara Martin Campbell tak lagi dipekerjakan menggarap film kedua. Padahal sebelumnya ia telah dikontrak untuk menangani dua film, "Green Lantern" dan "Green Lantern 2".
(wk/)