Langkah Murray yang memenangkan Rogers Cup tahun 2009 dan 2010 terhenti dalam pembantaian selama 69 menit.
- Tim WowKeren
- Rabu, 10 Agustus 2011 - 09:46 WIB
WowKeren - Kejutan terjadi di tunggal putra turnamen tenis Rogers Cup 2011. Juara bertahan dua kali, Andy Murray, langsung berkemas setelah kalah di babak kedua.
Unggulan keempat itu takluk di tangan petenis non unggulan asal Afrika Selatan, Kevin Anderson. Murray yang lolos ke babak kedua setelah mendapat fasilitas bye dan rekor mendominasi Montreal dengan sempurna dua tahun terakhir ini berakhir dalam pembantaian selama 69 menit dengan skor mencolok 6-3 dan 6-1.
"Ini jelas memiliki keuntungan," kata Anderson yang sebelumnya mengalahkan petenis Spanyol, Pablo Andujar dengan skor 6-4 dan 6-4. "Itu cukup mengesankan."
Anderson mulai memperlihatkan dominasinya sejak set pertama. Ia menyapu game pertama sebelum mematahkan servis Murray dan langsung memimpin 3-0.
Murray yang terkenal dengan gaya catch-up (pantang menyerah mengejar ketertinggalan) mencoba bangkit dan sempat memberikan perlawanan ketat, termasuk memenangkan game keenam. Anderson kembali mempertahankan permainannya dan menyelesaikan set pertama dengan skor 6-3.
Di set kedua, Murray mulai mengatur kinerja dan memperbaiki kesalahan-kesalahannya yang tentu saja menguntungkan Anderson yang menjadi underdog. Anderson mampu mematahkan servis Murra dan langsung memimpin 2-0.
Murray sempat mengambil alih permainan di game ketiga sehingga kedudukan 1-2. Namun, di game keempat, petenis kelahiran Skotlandia itu banyak sekali menyia-nyiakan dua break point sehingga tertinggal 3-1. Anderson pun menyudahi set kedua ini dengan skor 6-1.
"Saya seharusnya bermain dan mendapat poin lebih tapi saya tidak tahu dan merasa tidak nyaman," kata Murray. "Dia memiliki servis yang sangat bagus dan itu susah dipatahkan. Selanjutkan adalah bagaimana permainan. Dia bermain sedikit lebih agresif. Dia akan sangat berbahaya."
(wk/)