Timnas Indonesia Percaya Diri Hadapi Iran
SerbaSerbi

"Kami tidak takut. Kami akan mencoba bermain bagus di kandang mereka," kata Wim Rijsbergen.

WowKeren - Indonesia memiliki modal semangat yang besar untuk menghadapi Iran di laga perdana kualifikasi Piala Dunia 2014. Firman Utina berhasil menaklukkan tim Palestina dengan skor 4-1 pada pertandingan uji coba di Stadion Manahan Solo, Senin, 22 Agustus.

Gol Indonesia dipersembahkan Hariono pada menit ke-65, Cristian Gonzales di menit ke-70 dan Bambang Pamungkas memborong dua gol pada menit 78 dan 85. Sedangkan gol semata wayang Palestina dilesakkan Suleiman Obaid di menit ke-48.

Iran menjadi lawan pertama Indonesia di Grup E kualifikasi Piala Dunia Zona Asia. Indonesia akan melawat ke markas Iran di Stadion Azadi, Teheran, 2 September nanti. Rijsbergen menegaskan bahwa tim Merah Putih tidak gentar menghadapi tim berjuluk The Melli tersebut.

"Kami tidak takut. Kami akan mencoba bermain bagus di kandang mereka," kata Rijsbergen. "Kami harus mempersiapkan mental dengan baik karena secara fisik mereka punya banyak pemain kuat. Kami akan mempersiapkan diri agar bisa bermain bagus."

"Iran adalah salah satu tim yang lebih baik di grup kami. Kalau dilihat rangking-nya, mereka adalah yang terbaik di grup," kata Rijsbergen. "Tentu saja ini akan sulit karena mereka punya stadion yang sangat besar. Akan banyak pendukung mereka yang datang ke sana. Jadi, kami akan menghadapi 12 pemain."


Rijsbergen mengatakan bahwa pasukan Garuda harus memanfaatkan sebaik mungkin sisa waktu untuk mengembangkan kemampuan pada laga uji coba menghadapi Yordania pada 27 Agustus mendatang. Rijsbergen juga berharap agar Indonesia mampu mengatasi Iran yang diasuh Carlos Queiroz.

"Semoga mereka (Indonesia) kembali dengan poin," ujarnya. "Mungkin tiga poin dari Iran bisa sebagai modal menghadapi Bahrain (di Jakarta)."

Mantan pelatih PSM Makassar ini juga menegaskan kepada para pemainnya agar meminimalisir kesalahan. Rijsbergen ingin anak asuhnya bisa menguasai bola lebih lama saat menyerang sehingga mengurangi tekanan di lini tengah dan belakang.

Selain masih harus membenahi pola permainan, Rijsbergen mendapat dilema bertambahnya pemain yang cedera. Hariono mendapat cedera saat melawan Palestina yang mengalami pendarahan di kepala usai berebut bola dengan pemain lawan.

"Hari ini, perasaan saya campur aduk karena beberapa pemain mengalami cedera," kata pelatih asal Belanda itu. "Ini tidak bagus. Selanjutnya kita akan lihat bagaimana kondisi mereka."

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!