Pengacara Eric Greenspan yang mewakili Christina mengungkapkan kalau mata Max lebam bukan karena dipukul tetapi akibat jatuh saat bermain di taman.
- Tim WowKeren
- Kamis, 25 Agustus 2011 - 10:48 WIB
WowKeren - Christina Aguilera baru-baru ini dituding melakukan kekerasan setelah putranya Max (3) terlihat dengan mata lebam. Menanggapi hal itu, pengacara Christina, Eric Greenspan, langsung mengeluarkan pernyataan bantahan.
"Kantor kami mewakili Christina Aguilera. Kami telah membaca artikel yang menuduh kalau Christina mungkin bersalah atas kekerasan pada anaknya yang memiliki memar di bawah matanya," kata Eric. "Christina adalah ibu yang menakjubkan dan tidak ada di taman saat Max jatuh lalu melukai dirinya sendiri."
Putra Christina dari mantan suaminya Jordan Bratman tersebut terjatuh ketika ia mengejar para tupai di sebuah taman. Namun situs Media Take Out melebih-lebihkan dengan mengungkapkan kalau kemungkinan memar itu berkaitan dengan masalah alkohol yang dialami Christina.
"Segala laporan yang menyatakan kalau Christina bukan ibu yang baik adalah tidak benar," ujar salah seorang teman Christina mendukung pernyataan Eric. "Gosip itu sungguh menjijikkan. Christina adalah ibu yang luar biasa. Max seorang bocah aktif dan senang bermain, selalu dicintai serta tinggal di lingkungan yang aman."
(wk/)