"Ekspektasi masyarakat luar biasa dan tidak ada keraguan besok kami akan meraih kemenangan," kata BePe.
- Tim WowKeren
- Senin, 05 September 2011 - 15:09 WIB
WowKeren - Timnas Indonesia yang baru tiba di tanah air Minggu, 4 September, malam, hanya butuh waktu 24 jam untuk pemulihan. Pasalnya, Firman Utina cs akan kembali merumput dengan meladeni Bahrain di Stadion Gelora Bung Karno, Selasa, 6 September.
Dalam jumpa pers di Hotel Atlet Century, Senayan, Jakarta, Senin, 5 September, Bambang Pamungkas mengatakan bahwa tim mendapat kesulitan penerbangan di Teheran bahkan empat orang nyaris tertinggal. Makanya, mereka baru tiba di bandara pukul 23.00 dan sampai di hotel pukul 24.00.
Meski kebugaran bisa menjadi momok, tetap memperlihatkan semangatnya yang membara. BePe, demikian ia disapa, yakin Pasukan Garuda bisa memetik hasil sempurna.
Apalagi, Indonesia memiliki tren positif saat berhadapan dengan Bahrain. Keduanya terakhir bertemu di fase grup Piala Asia 2007. Saat itu Indonesia memetik kemenangan 2-1 dan BePe menyumbang satu gol.
"Dari tim 2007 itu, mungkin saya dan Firman yang masih tersisa," kata BePe. "Setiap tim pasti ingin meraih kemenangan, dalam sepakbola harus ada tim yang kecewa. Meskipun itu hasilnya draw."
"Kami berusaha mencari kemenangan demi masyarakat Indonesia. Jika kami bisa meraih kemenangan di tiga partai kandang ini, peluang untuk lolos terbuka lebar," ujar striker Persija Jakarta tersebut. "Ekspektasi masyarakat luar biasa dan tidak ada keraguan besok kami akan meraih kemenangan."
Sementara itu, pelatih tim Merah Putih, Wim Rijsbergen, meminta para pemainnya tidak melakukan kesalahan seperti yang dilakukan saat menghadapi Iran, sehingga harus kebobolan sampai tiga kali. Pelatih asal Belanda itu mengharapkan anak asuhnya bisa bermain lebih konsentrasi selama 90 menit pertandingan.
"Jika kehilangan konsentrasi maka kita akan kebobolan gol seperti kemarin. Memang secara fisik pemain Iran lebih tinggi, apalagi Javad Nekounam itu pemain di Liga Spanyol, levelnya berbeda," ungkap Rijsbergen. "Perbedaan tinggi badan adalah realita yang ada. Makanya kami tidak boleh kehilangan konsentrasi selama 90 menit, itu kuncinya."
"Maka saya katakan kepada para pemain untuk tidak melakukan kesalahan seperti itu lagi (yang menyebabkan free kick di daerah pertahanan sendiri)," lanjut mantan pemain timnas Belanda itu. "Di laga ini ini akan mencoba bermain menyerang karena kami ingin meraih kemenangan."
(wk/)