Lutung Francois merupakan jenis monyet paling langka di dunia dan digolongkan terancam punah.
- Tim WowKeren
- Sabtu, 01 Oktober 2011 - 11:12 WIB
WowKeren - Primata langka jenis Francois akhirnya memiliki keturunan. Sepasang monyet bernama Lu Lu dan Neo memiliki bayi yang lahir di Kebun Binatang Zoological Society London, Inggris, 1 September lalu. Bayi tersebut diberi nama Tango.
Bukan saja kehadiran anggota baru yang membuat pihak kebun binatang senang. Tapi, kondisi bayi yang berbeda dari orang tuanya. Seperti primata lain yang bulu berwarna gelap, Tango malah berbulu pirang. Sehingga keberadaannya dalam komunitas sangat mencolok.
Sejak lahir, Tango yang belum diketahui jenis kelaminnya itu menghabiskan sebagian besar waktunya meringkuk dalam pelukan Lu Lu. Sesekali ia menggelayut manja pada Bibi Lee Lee.
Menurut penjaga kebun binatang, Kathryn Sanders, Tango tidak selamanya memiliki bulu pirang. Warnanya akan memudar dan seperti komunitasnya dalam beberapa bulan.
"Bayi Tango memiliki rambut merah, tapi itu tidak benar-benar bertahan dalam waktu yang lama," kata Kathryn."Bulunya akan mulai gelap saat usianya sekitar tiga bulan. Dan bulu itu biasanya benar-benar hitam pada saat mencapai usia enam bulan."
Lutung Francois adalah salah satu monyet paling langka di dunia yang berasal dari daerah Vietnam dan China. Hewan ini sudah digolongkan terancam punah.
Populasinya telah menurun tajam sejak tahun 1990 karena hilangnya habitat mereka. Sekarang diyakini kurang dari 500 Frangois tersisa di Vietnam dan sekitar 1.500 di China. Sementara kebun Binatang di AS hanya memiliki 60 ekor.
Di alam liar, mereka lebih suka daerah hutan lembab yang tumbuh di daerah berbatu dan terlindung dengan baik di perbukitan kapur serta gua-gua. Hewan ini biasanya konsumsi daun, buah, tunas, bunga dan kulit kayu.
Berikut gambar bayi Tango bersama ibunya:
(wk/)