BRTI Buka Pengaduan Penipuan Lewat SMS
SerbaSerbi

Bagi korban SMS penipuan serta tersedot pulsanya bisa mengontak BRTI center di nomor 159.

WowKeren - Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) mengaku prihatin dengan makin maraknya kasus penipuan lewat SMS serta adanya kejadian penyedotan pulsa. Makanya, pihak BRTI menjadikan Oktober ini sebagai bulan pengaduan konsumen untuk dua kasus tersebut.

"Para korban atau yang mendapat SMS penipuan serta tersedot pulsanya bisa mengontak BRTI center," kata salah seorang anggota BRTI, Heru Sutadi. "Nomor sangat singkat yaitu 159."

Menurut penelusuran BRTI, salah satu problem bocornya data yang dirangkum dari Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) adalah dalam klausula baku dimungkinkan adanya data nasabah yang dapat diberikan pada pihak ketiga. BRTI menegaskan bahwa seharusnya operator turut bertanggung jawab dengan apa yang menimpa pelanggannya.


"Kalau penyedotan pulsa, meski bukan dilakukan operator, tapi operator menjadi turut serta (terlibat)," ungkap Heru. "Karena mereka dianggap kurang memberikan pengawasan."

Heru juga mengatakan, BRTI dalam waktu dekat akan melakukan pertemuan dengan semua stakeholder industri, mulai dari operator, konsumen, regulator termasuk kepolisian, sektor perbankan, agar masalah ini dapat diselesaikan. "Insya Allah dalam dua minggu ini ke depan. Saat ini, sedang kita atur waktunya," ujar Heru.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!