Pelatih berusia 60 tahun itu khawatir beberapa pemainnya akan kesal karena tidak bisa masuk line-up.
- Tim WowKeren
- Sabtu, 15 Oktober 2011 - 11:13 WIB
WowKeren - Liverpool siap 100 persen untuk menjamu rival Manchester United dalam lanjutan Liga Inggris di Anfield, nanti malam, Sabtu (15 Oktober). Semua pemainnya tidak memiliki masalah kesehatan, termasuk kembalinya Steven Gerrard setelah istirahat panjang karena cedera pangkal paha dan pulihnya Glen Johnson dari masalah hamstring.
Namun, kondisi ini justru membuat pelatih Kenny Dalglish dilema. Ia merasa khawatir beberapa pemainnya kesal padanya karena tidak dimainkan.
"Kami tidak memiliki masalah dengan siapa pun mengenai kebugaran, pemain yang tampil di laga internasional sudah datang tanpa cedera," kata Dalglish. "Kami dalam posisi beruntung. Setiap pemain layak mendapat tempat, tapi semakin banyak pilihan berarti kian banyak juga yang akan marah!"
Dalglish juga menyatakan dukungannya atas harapan pelatih Manchester Uniter, Alex Ferguson agar pendukung Setan Merah tidak menyanyikan lagu atau yel-yel yang menyinggung tragedi Hillsborough. Duo pelatih asal Skotlandia itu sepakat agar masing-masing suporter saling menghargai.
"Permainan ini jauh lebih baik bagi semua orang jika setiap tim saling menghargai," kata Dalglish. "Para fans ada karena mereka mencintai klub sepakbola mereka sehingga mereka harus memberikan dukungan, tapi tidak perlu dengan nyanyian kasar (ejekan)."
"Semakin cepat itu dihilangkan akan semakin baik untuk semua orang," lanjutnya. "Ini juga akan menyajikan pertandingan yang lebih menyenangkan untuk semua orang."
Tragedi Hillsborough mengaju pada pertemuan Manchester United dan Liverpool di semifinal Piala FA tahun 1989 di Hillsborough. Laga yang berakhir ricuh itu menewaskan 96 suporter Liverpool.
"Saya selalu mengatakan bahwa pertandingan ini (lawan Liverpool) merupakan pertandingan paling dinanti," kata Ferguson. "Kami butuh saling menghormati. Teriakan tentang Hillsborough tidak baik untuk kedua klub."
Pertemuan dua tim "Merah" itu memang selalu diwarnai rivalitas yang berisi celaan fans mereka. Pendukung Liverpool menyanyikan lagu-lagu yang menyinggung tragedi Munich 1958 dimana pesawat yang ditumpangi pemain-pemain Manchester United jatuh di Jerman dan menewaskan sejumlah pemain Red Devils. Tidak mau kalah, fans MU membentangkan spanduk bertuliskan "Istanbul" yang mengacu pada tewasnya dua suporter Leeds di Turki tahun 2000.
(wk/)