Nicholas Saputra yang ikut menyaksikan pertunjukan itu mengungkapkan bahwa ide itu sangat keren dan bisa menyenangkan masyarakat suku Bajo, Sulawesi.
- Tim WowKeren
- Senin, 31 Oktober 2011 - 11:57 WIB
WowKeren - Sineas-sineas Indonesia rupanya juga memperhatikan daerah asal dimana sebuah film dibuat. "The Mirror Never Lies" yang menceritakan tentang suku Bajo di daerah Sulawesi, baru saja diputar di wilayah tersebut. Yang menarik, film itu diputar di atas perairan Mola, Sulawesi Selatan dan ditonton di atas sampan-sampan yang bergoyang. Aktor Nicholas Saputra yang ikut menyaksikan pertunjukan itu ikut memuji ide tersebut.
"Keren ya idenya, masyarakat juga menyambut baik," ujar Nicholas. "Buktinya reaksi kita biasa aja di beberapa adegan, mereka malah tertawa."
Pemutaran film yang baru saja meraih penghargaan di Mumbai tersebut berkaitan dengan acara yang diselenggarakan oleh Indonesia International Environmental Film Festival (IIEFF). Acara tersebut digelar di Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara, pada 26-30 Oktober. Masyarakat Sulawesi dapat menyaksikan film-film yang diputar di sana secara gratis.
"The Mirror Never Lies" mengisahkan tentang kehidupan Pakis, seorang gadis kecil dari Suku Bajo yang hidup di kampung tengah laut Wakatobi. Pakis berusaha menemukan sang ayah yang hilang ketika berada di lautan. Ia melakukan ritual suku Bajo dengan menggunakan cermin dan terus menanti melihat bayangan ayahnya.
Film tersebut dibintangi oleh Atiqah Hasiholan, Reza Rahadian dan Gita Lovalista. Film tersebut dibesut sutradara Kamila Andini yang juga menulis film tersebut bersama Dirmawan Hatta. "The Mirror Never Lies" yang telah dirilis April lalu ini diproduseri oleh Garin Nugroho dan Nadine Chandrawinata.
(wk/)