Mengandung anak setengah vampir ternyata adalah tantangan terberat Bella yang hampir membuatnya kehilangan nyawa.
- Tim WowKeren
- Sabtu, 19 November 2011 - 09:58 WIB
WowKeren - Menikah, bulan madu dan melahirkan anak 'setan' menjadi pokok utama seri ke-3 Twilight. Bila Anda sudah membaca novelnya, Anda akan sedikit kecewa dengan pemilihan jalan cerita film The Twilight Saga's Breaking Dawn Part I. Tidak ada sekilas pun bayangan Volturi di bagian pertama ini.
Bella Swan yang sudah berumur 18 tahun akhirnya memutuskan menikahi Edward Cullen. Meskipun sempat ragu-ragu dan bermimpi buruk, Bella tetap melangkah hingga ke altar. Tiga puluh menit pertama film ini didominasi oleh persiapan pernikahan. Lihat betapa cantiknya Bella dengan gaun pengantin putihnya dan jepit rambut warisan keluarga. Sutradara Bill Condon berhasil memperlihatkan sudut pengambilan gambar yang indah untuk pernikahan Bella dan Edward.
Satu hal yang ganjil ketika Edward mengajak Bella masuk ke hutan dengan alasan akan memberi hadiah spesial pernikahan mereka. Hadiah spesial tersebut ternyata adalah Jacob Black, si werewolf yang patah hati. Bukan cuma menghadirkan Jacob, Edward bahkan memberi waktu berduaan untuk istri yang baru dinikahinya dengan mantannya. Apakah Anda akan menghadiahkan lelaki yang mencintai istri Anda kepada istri Anda di hari pernikahan Anda sendiri?
Pesta pernikahan berakhir dan kejutan selanjutnya adalah bulan madu di pulau Esme, pulau yang sangat elok dan terpencil yang dihadiahkan Dr Carlisle, ayah Edward, untuk pasangan newlywed ini. Di bagian ini, para Twihard akan disuguhi adegan intim antara Edward dan Bella. Beruntunglah sudah cukup banyak adegan yang disensor sehingga film ini masih aman dikonsumsi remaja. Sisi vampir Edward diperlihatkan cukup ekstrim dengan hancurnya ranjang pengantin mereka dan memar di beberapa bagian tubuh Bella.
Sesuai cover dari buku asli Stephanie Meyer 'Breaking Dawn' yang bergambar bidak catur putih dan merah, rupanya disinilah Stephanie ingin menekankan cerita bulan madu Bella. Selama di pulau impian, Bella dan Edward banyak meluangkan waktu bermain catur. Apakah permainan catur cocok untuk menghabiskan waktu ataukah salah satu cara meredam sisi 'vampir' Edward yang kasar sehingga lebih manusiawi?
Cerita bergulir kepada Bella yang mengalami morning sick dan mendapati dirinya hamil. Bulan madu mereka pun harus diakhiri dengan cepat dan pulang kembali ke Forks setelah mengetahui anak yang dikandungnya adalah anak abadi (immortal) yang setengah vampir. Siksaan dari si calon bayi terhadap tubuh Bella membuat Edward berkeinginan menggugurkan kandungan Bella. Tampaknya pesan moral diselipkan di sini, apapun yang terjadi Bella menolak melakukan aborsi. Bahkan Bella siap minum jus darah demi si jabang bayi.
Kembalinya mereka ke Forks memancing Jacob untuk bertemu Bella lagi. Demi melindungi Bella dan bayinya, Jacob siap menentang kelompok werewolf-nya yang dipimpin oleh Sam. Ia berjanji pada kelompoknya untuk membunuh anak Bella asal mereka tidak membunuh Bella yang mereka kira sudah menjadi vampir. Kesetiaan Jacob pada Bella digambarkan dramatis. Jacob rela siang malam menjaga di rumah keluarga Cullen dan bekerja sama dengan keluarga vampir tersebut dari serangan grup Sam.
Sambil menanti kelahiran bayinya, seperti ibu muda umumnya, Bella pun mulai mencari nama. Edward Jacob adalah nama yang disediakan Bella untuk bayinya yang awalnya diyakini berjenis kelamin laki-laki. Untunglah Bella juga memiliki cadangan nama anak perempuan, yaitu Renesmee, karena ternyata bayinya bukan laki-laki. Semakin mendekat ke hari persalinan, Bella semakin lemah. Puncaknya terjadi saat Dr Carlisle dan istrinya tidak ada di rumah. Bella melahirkan Renesmee.
Untuk menggambarkan wajah Renesmee, Bill Condon memanfaatkan teknologi CGI dan rendering. Mulai dari bayi lahir hingga matanya terbuka dan dapat menatap bahkan melumpuhkan Jacob yang berencana membunuhnya. Meskipun ada sedikit kejanggalan di animasinya, namun Stephanie Meyer mengaku puas dengan penggambaran Renesmee dengan CGI.
Animasi yang lebih baik dilakukan pada diri Bella yang sudah sekarat. Demi menyelamatkan nyawa Bella, Edward terpaksa menggigit Bella dan menjadikannya vampir. Perbaikan sel-sel tubuh Bella diperlihatkan cukup menarik, dari tubuhnya yang kurus menjadi berisi dan wajahnya yang tirus merona kembali. Proses kehidupan dalam diri Bella pun berlanjut dan Breaking Dawn Part I diakhiri dengan terbukanya mata merah Bella, si vampir muda.
Film romance ini cocok untuk mengisi malam minggu bagi Anda dan pasangan yang masih pacaran. Sayangnya bagi Anda penggemar film-film serius, ada baiknya Anda memilih film yang lain karena cerita fiksi film berdurasi 1 jam 45 menit ini akan membuat Anda bosan dan mengantuk.
Rating : 6/10
(wk/)