Saipul merasa sang produser, KK Dheraj, memanfaatkan kematian istrinya karena mencantumkan kata-kata KM 97 Cipularang di poster "Arwah Kuntilanak Duyung".
- Tim WowKeren
- Selasa, 06 Desember 2011 - 10:51 WIB
WowKeren - Kematian sang istri, Virginia Anggraeni, kembali menimbulkan duka yang mendalam bagi Saiful Jamil. Pedangdut yang akrab disapa Ipul ini mengaku merasa dijebak oleh produser film terbarunya, "Arwah Kuntilanak Duyung", lantaran memakai kata-kata KM 97 Cipularang di posternya.
"Kenapa harus ada embel-embel Cipularang. Cipularang ingatkan akan kejadian yang menimpa aku dan almarhumah (istri)," ujar Saipul. "Mereka boleh untung, tapi jangan rusak pemain. Aku merasa dijebak."
Tulisan KM 97 Cipularang memang dengan jelas tercantum dalam poster filmnya. Kalimat di posternya adalah "Tepat di kilometer sembilan puluh tujuh. Jalan Tol Cipularang diselimuti ratapan pilu. Tepat di tempat haus darah itu arwah kuntilanak duyung menunggumu." Selain itu, Ipul juga merasa dirugikan karena film itu juga menyebut-nyebut tentang kejadian kematian istrinya.
"Dalam film itu bohong. Aku dibilang di dalam (film) itu ada kejadian dengan almarhumah," tambah Ipul. "Aku terkejut dengan film yang berubah judul. Memang itu hak produser, tapi produser juga hormati artis."
Namun, walau mengaku sangat sedih dengan kondisi ini, Ipul tak akan membawanya ke jalur hukum. Mantan suami Dewi Persik itu mengungkapkan bahwa ia sudah capek berurusan dengan hukum.
"Aku sedih dengan film ini, tapi biar Allah yang membalas," kata Ipul. "Aku terus terang banyak hal yang menimpa aku dengan hukum, apalagi dengan kepolisian di Cipularang."
Filmnya sendiri menceritakan tentang sepasang suami istri yang diganggu makhluk halus di rumah pinggir pantai mereka. Ipul akan kembali beradu akting dengan sang mantan istri di film ini. "Arwah Kuntilanak Duyung" disutradarai Yoyok Dumpring dan diproduseri KK Dheraj ini dijadwalkan rilis 8 Desember.
Sedangkan Dewi Persik ketika dikonfirmasi mengenai hal ini membantah adanya pemanfaatan kematian istri Ipul untuk cerita filmnya. "Kalau mengenai alur cerita kayaknya tidak ada perubahan sejak awal. Mungkin masalah Mas Saipul saja, menurut aku Mas Saipul terlalu berlebihan," tandas Dewi.
(wk/)