Dalam arak-arakan menuju Kumsusan Memorial Palace, putra sekaligus penerus Jong-Il, Kim Jong-un, berjalan mengiringi mobil Limousine yang membawa jenazah sang ayah.
- Tim WowKeren
- Kamis, 29 Desember 2011 - 10:19 WIB
WowKeren - Rabu, 28 Desember, pemerintah Korea Utara (KorUt) melangsungkan prosesi pemakaman Presiden Korea Utara, Kim Jong-Il, di Pyongyang, Korea Utara. Prosesi tersebut dihadiri ribuan orang berbagai kalangan mulai dari politisi, pihak militer hingga masyarakat umum.
Putra sekaligus penerus Jong-Il, Kim Jong-un, berjalan mengiring mobil Limousine yang membawa jenazah ayahnya. Putra termuda Jong-Il itu sempat memberikan penghormatan terakhir bagi sang presiden yang dijuluki "The Dear Leader" itu.
Tak hanya Jong-un, sejumlah kerabat dan tokoh penting juga ikut berjalan mengantar jenazah. Mereka diantaranya saudara ipar Jong-Il, Jang Song Thaek, dan Menteri Pertahanan Kim Yong Chun. Kehadiran Jang serta Yong Chun itu mengindikasikan kalau mereka akan memiliki peran penting saat Jong Un resmi mewarisi kepemimpinan ayahnya.
Jasad Jong-il berada di dalam peti yang diselimuti bendera merah dan taburan bunga berwarna putih, persis proses pemakaman sang ayah pada 1994. Saat pemakaman, masyarakat KorUt tampak histeris ketika presiden yang telah menjabat selama 17 tahun itu dibawa ke peristirahatan terakhir di Kumsusan Memorial Palace yang jaraknya 40 km. Hujan salju di kawasan Pyongyang saat prosesi menjadi pertanda bahwa alam juga berduka atas meninggalnya Jong-Il.
"Kita telah menyelesaikan parade sebagai perpisahan untuk pemimpin besar yang sangat kami hormati," ujar pemimpin pasukan kehormatan yang memimpin acara pemakaman. Upacara diakhiri dengan tembakan ke udara 21 kali.
Rangkaian upacara pemakaman Jong-Il berlanjut hari ini, Kamis (29 September). Akan ada kesempatan bagi warga KorUt untuk memberikan penghormatan resmi kepada mendiang. Sebagai bentuk penghormatan, warga diperintah untuk mengheningkan cipta selama tiga menit yang diiringi oleh tembakan artileri dan sirene kereta api.
Presiden Jong-Il wafat di usia 69 tahun karena serangan jantung pada 17 Desember lalu. Ia menghembuskan nafas terakhir saat berada di dalam kereta.
Berikut ini foto arak-arakan menuju makam Presiden Korea Utara, Kim Jong-Il:
(wk/)