Menurut Presiden FIA, Jean Todt, Vettel berpeluang besar meraih gelar juara dunia lebih banyak karena ia unggul dari segi usia.
- Tim WowKeren
- Jumat, 30 Desember 2011 - 14:08 WIB
WowKeren - Presiden Federation Internationale de l'Automobile, Jean Todt, meramalkan kalau pembalap F1 Sebastian Vettel akan bisa mengalahkan rekor seniornya, Michael Schumacher, yang menjadi juara dunia tujuh kali berturut-turut (1994, 1995, 2000, 2001, 2002, 2003, 2004). Diungkapkan Todt, Vettel setidaknya punya kesempatan lebih besar karena unggul dari segi usia.
Saat meraih gelar juara dunia kedua, Schumi berusia 26 tahun. Sementara, Vettel meraih gelar kedua di 2011, dua tahun lebih muda dari Schumi saat itu.
"Vettel bisa mengalahkan rekor Schumacher," kata Todt yang sebelumnya pernah menjadi bos Schumi di tim Ferrari. "Mereka berdua memiliki kehebatan dan satu-satunya kesamaan mereka adalah kampung halaman Jerman."
Namun Todt juga mengungkapkan kalau Schumi yang kini bersama tim Mercedes bisa kembali menjadi juara. "Tak ada keajaiban di Formula 1. Mereka yang kembali setelah tiga tahun vakum dan tak mendapatkan tim mobil yang hebat, tak akan langsung menang. Tapi Schumi sudah pasti bisa menangani tekanan itu dan aku bisa bayangkan kalau dia akan ada di podium lagi," ujar Todt.
Jika Schumi serius, maka langkah Vettel mencapai posisi puncak masih panjang. Sejauh ini Vettel masih butuh lima kemenangan lagi agar bisa sejajar dengan Schumi.
(wk/)