CEO baru, Thorsten Heins, menjanjikan tiga hal yakni peningkatan penjualan, upgrade software dan rencana peluncuran smartphone OS BlackBerry 10.
- Tim WowKeren
- Senin, 23 Januari 2012 - 16:13 WIB
WowKeren - Tak ingin kalah saing dengan vendor besar seperti Apple ataupun Samsung, Research in Motion (RIM) mengganti dua CEOnya, Mike Lazaridis dan Jim Balsillie. Mike yang sebelumnya menggagas RIM di 1984 kini akan menjadi Vice Chairman sedangkan Jim akan tetap duduk sebagai anggota dewan direksi tapi tak punya wewenang untuk operasional perusahaan.
Posisi CEO kini ditangani Thorsten Heins yang sebelumnya menjabat sebagai Chief Operating Officer RIM sejak Agustus 2011. Untuk jabatan baru tersebut, mantan Chief Technology Officer di Siemens itu telah menyiapkan tiga strategi utama demi perkembangan handset BlackBerry.
Misi awal Thorsten yang pertama yakni meningkatkan penjualan seri perangkat OS BlackBerry 7 berlayar sentuh. Kemudian, menjanjikan adanya upgrade software untuk tablet PC BlackBerry PlayBook, Februari mendatang. Yang terakhir, Thorsten memastikan akan mendorong tim RIM untuk meluncurkan smartphone OS BlackBerry 10 di tahun ini.
"Jika kita terus melanjutkan pekerjaan baik kita," ujar Thorsten dalam pernyataannya, Minggu (22/1). "Maka aku rasa beberapa tahun ke depan tak ada masalah bagi RIM untuk menjadi salah satu dari tiga pemain top dunia di industri wireless."
Sementara itu, Mike dan Jim mengakui kalau pergantian CEO adalah keputusan yang tepat. Sudah waktunya bagi mereka untuk menciptakan regenerasi di RIM.
"Ada waktunya, kami sebagai penggagas mengenali saat untuk menyerahkan kekuasaan pada kepemimpinan baru," kata Mike saat jumpa pers di kantor pusat RIM, Waterloo, Kanada. "Aku dan Jim menemui dewan direksi dan kami merasa bahwa inilah saatnya (mengundurkan diri)."
Tahun lalu, RIM kalah saing dengan kompetitor lain di pasar smartphone. Mereka rugi puluhan juta dollar dan saham merosot drastis hingga 75 persen. Tablet PlayBook yang diharapkan bisa meningkatkan keuntungan ternyata kualitasnya masih kalau jauh dari iPad milik Apple.
(wk/)