Data Pengguna di Megaupload Akan Dihapus Kamis
SerbaSerbi

Jaksa Federal Amerika sudah tidak membutuhkan server Megaupload secara fisik sehingga memerintahkan untuk segera menghapus data-data yang ada di dalamnya.

WowKeren - Kabar buruk menghampiri pengguna Megaupload pasca penutupan situs berbagi file itu. Kini pihak Jaksa Federal Amerika berencana menghapus semua data yang tersimpan di sana. Rencananya, hal itu akan dilakukan Kamis (2/2).

Dalam surat yang dikeluarkan, jaksa tidak membutuhkan lagi server tersebut secara fisik karena pemerintah sudah menyalin data-data disana. Namun data tersebut akan menjadi urusan jaksa. Perusahaan penyimpan data Megaupload, Carpathia Hosting dan Cogent Communications Group, diperbolehkan menghapus data-data pada awal Kamis ini.

Namun kuasa hukum pemilik Megaupload, Ira Rothken, menentang rencana tersebut. Setidaknya, ada 50 juta data pengguna Megaupload yang akan terhapus. Ia menyatakan server tersebut dapat digunakan sebagai bahan pembelaan kliennya di pengadilan nanti.

"Saat ini kami optimis karena Amerika Serikat dan Megaupload, harus memiliki keinginan bersama untuk melindungi konsumen," tutur Ira. "Kami yakin kesepakatan akan segera tercapai. "


Sebelumnya, pemerintah jaksa Amerika memblokir akses ke Megaupload dan menangkap pemiliknya, Kim Dotcom. Para pengguna berencana menuntut FBI karena merasa ikut menjadi korban padahal data yang mereka unggah tidak tergolong pembajakan.

(*Update, 31 Januari :), Berkaitan dengan penghapusan data-data di Megaupload yang akan dilaksanakan Kamis minggu ini, pengacara Megaupload, Ira Rothken, mengatakan rencana tersebut akan diundur. Dua perusahaan penyimpan data Megaupload bersedia mempertahankan data selama dua minggu ke depan.

"Perusahaan hosting menyediakan tambahan waktu ini," kata Ira. "Hal ini memberi MegaUpload dan pemerintah waktu lebih untuk menemukan solusi."

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!