Orang-orang yang menentang menganggap penurunan bendera tidak pantas diberikan pada Whitney yang seorang pecandu narkoba.
- Tim WowKeren
- Sabtu, 18 Februari 2012 - 10:02 WIB
WowKeren - Pemakaman Whitney Houston yang digelar Sabtu (18/2), diwarnai kontroversi di kampung halamannya. Pemerintah New Jersey berencana memberikan penghormatan dengan menurunkan bendera setengah tiang di hari tersebut. Rencana itu pun akhirnya menuai protes.
Orang-orang yang menentang menganggap penurunan bendera tidak pantas diberikan pada pecandu narkoba. Penghormatan itu seharusnya diberikan hanya pada anggota militer. Meski begitu, Gubernur New Jersey, Chris Christie, tetap akan melakukannya.
"Penurunan bendera dilakukan untuk menghargai kontribusi Whitney sebagai seniman dan warga New Jersey," tulis Chris di Twitter. "Pergulatannya dengan narkoba adalah masalah yang berbeda."
Sebelumnya, kantor gubernur dari Partai Republik ini menerima pesan yang menyerang keputusannya itu. Chris akan menurunkan bendera setengah tiang di kantor pemerintahannya di hari pemakaman Whitney. Ia mengaku tidak mengerti kenapa orang yang menentangnya tidak melihat sisi baik yang dilakukan Whitney selama ini.
Pelantun "Saving All My Love for You" itu diduga meninggal akibat menelan Xanax, Sabtu (11/2). Whitney dilaporkan sudah lama mengkonsumsi obat penenang kelas berat tersebut untuk mengatasi rasa gugup. Ia diduga terkena serangan jantung akibat efek obat itu dengan alkohol yang diminumnya.
(wk/)