Warga lembah Yungas ini sehari-hari bepergian dengan meluncur di tali sepanjang 400 m yang tergantung 200 m diatas sungai.
- Tim WowKeren
- Selasa, 28 Februari 2012 - 15:28 WIB
WowKeren - Hidup di dalam hutan dengan lembah dan jurang menganga tidaklah mudah. Seperti yang dialami para pemanen coklat di Bolivia ini. Mereka pun harus meluncur di seutas tali kabel ala kadarnya untuk berpergian ke tempat lain.
Para petani lokal itu setiap hari bepergian dengan cara menyeberangi lembah menggunakan tali bersama dengan barang-barangnya. Mereka mengikatkan diri pada katrol memakai sepotong kain lalu meluncur. Ranting pohon dan dedaunan mereka gunakan sebagai rem.
Warga lembah Yungas itu terpaksa melakukannya daripada harus berjalan yang memakan waktu 1 jam. Sebab dengan meluncur mereka hanya butuh 30 detik. Namun ini membutuhkan nyali tinggi, karena tali sepanjang 400 meter itu digantung 200 meter di atas sungai pada katrol berkarat.
Lintasan ini pertama kali dibuat oleh Don Ignacio, seorang pemanen coklat yang tinggal di sana sejak 1955. Saat itu semua penduduk membawa barang di punggung mereka. Melihat hal tersebut lelaki berusia 72 tahun ini membuat tali dari kabel dan kawat baja untuk meluncur.
"Saat itulah aku berpikir memiliki sistem katrol dan kabel. Aku pun membeli kawat baja dan berhasil meregangkannya di lembah menggunakan tali," ujar Don. "Ini tidak akan rusak. Ini berlapiskan baja dan kami membentangkannya sebanyak empat buah."
(wk/)