Dua penyanyi dengan genre berbeda dipadukan dalam satu panggung di konser bertajuk 'Simfoni Dua Rasa, Kolaborasi Dua Genre'.
- Tim WowKeren
- Selasa, 03 April 2012 - 08:08 WIB
WowKeren - Dua genre berbeda dipadukan menjadi satu. Inilah konsep yang diusung Tango Fusion dalam menggelar konser bertajuk "Simfoni Dua Rasa, Kolaborasi Dua Genre". Menghadirkan dua sosok penyanyi dengan genre berbeda, konser yang dihelat di Hotel Mulia Senayan, Jakarta, Senin (2/4) malam, ini menjadi tontonan yang benar-benar berbeda.
Citra Scholastika dikenal publik sebagai penyanyi jazz yang lembut, sedangkan Judika bergenre rock yang melambangkan kekuatan. Keduanya dipadukan dalam sebuah pagelaran yang dipandu oleh Izzi Orkestra dan Duo Percussion.
"Bendera" dipilih Judika sebagai tembang pembuka. "Sekuat apapun seorang laki-laki, pasti akan membutuhkan wanita disampingnya. Ini lagu saya bukan rayuan gombal," ujarnya sebelum melantunkan lagu tersebut. Sementara Citra Scholastika memilih "Pasti Bisa" sebagai lagu pertamanya. Setelah membawakan lagu sendiri-sendiri, mereka lantas berduet melantunkan "Saat Bahagia".
"Kita menemukan banyak kesulitan, tapi di acara ini tidak. Ini acara yang luar biasa, makanya kita ingin memberikan yang lebih dari biasanya," kata Citra sebelum menyanyikan lagu duet pamungkasnya "Dancing Queen".
"Musik merupakan bahasa universal yang memberikan kesan relaksasi untuk pendengarnya. Musik juga merupakan self rewarding bagi setiap orang," jelas Yuna Eka Kristina, Public Relation Manager OT Group selaku penyelenggara konser "Simfoni Dua Rasa, Kolaborasi Dua Genre". Melalui konser ini, diharapkan pengunjung bisa menikmati konsep harmonisasi kedua penyanyi yang telah dipadukan dalam simfoni yang indah.
(wk/)