Perusahaan properti milik Shane dinyatakan bangkrut oleh pengadilan dengan jumlah hutang Rp 265 miliar.
- Tim WowKeren
- Kamis, 14 Juni 2012 - 15:28 WIB
WowKeren - Kabar buruk datang dari personil Westlife, Shane Filan. Pentolan boyband kawakan itu kini terpaksa gigit jari karena bisnis properti yang dibangunnya gulung tikar. Perusahaannya memiliki utang mencapai 18 juta poundsterling (Rp 265 miliar) pada sejumlah bank di Irlandia.
"Bersama-sama dengan tim keuangan dan ahli hukum aku menghabiskan berbulan-bulan untuk mencari alternatif hindari kebangkrutan. Namun ternyata gagal," ucap Shane dalam pernyataannya. "Aku sudah bekerja keras untuk mencoba mengurangi hutang. Aku merasa hancur dengan keputusan akhir seperti ini."
Shane mendirikan perusahaan Shafin Developments Limited bersama kakaknya, Finbarr, pada 2004 lalu. Namun pada 2008 perusahaan itu terkena imbas krisis ekonomi global hingga harus masuk kurator di awal tahun ini. Pengadilan kemudian menyatakan kebangkrutan akibat besarnya jumlah hutang pembangunan sebuah real estate bergaya 90-an di daerah Dromahair, Co Leitrim.
Meski sedih Shane tetap mencoba untuk bangkit lagi dengan memfokuskan diri di karir bermusiknya. Ia bertekad membangun kembali masa depan bersama sang istri dan anaknya setelah menyelesaikan konser bersama Westlife. Penyanyi berusia 32 tahun itu juga berencana untuk bersolo karir.
"Shane akan memiliki karir besar setelah Westlife. Dia akan memiliki karir solo dan menghasilkan jutaan," ujar manajer Westlife, Louis Walsh. "Dia akan mulai dari awal lagi dan memperbaiki keuangannya."
(wk/)