Persib Tak Terima Kiper Jendry Pitoy Kena Lemparan Batu
SerbaSerbi

Manajer Persib, Umuh Muchtar, menyalahkan panitia pelaksana ISL yang tak segera memanggil ambulans padahal Jendry sudah sempat tak sadarkan diri.

WowKeren - Persib Bandung protes keras ketika penyelenggara laga Indonesia Super League (ISL) 2011-2012 terkesan tak tanggap saat kiper Jendry Pitoy mengalami cedera berat. Insiden naas yang membuat Jendry dilarikan ke rumah sakit itu terjadi saat Persib melawan PSMS Medan, di Stadion Teladan, Medan, Minggu (17/6).

"Panitia pelaksana tidak siap. Kami meminta ambulans sampai 30 menit usai pertandingan tidak ada," kata manajer Persib, Umuh Muchtar. "Jendry mengalami luka di belakang kepala, dia sempat tidak sadar. Mengigau dan pingsan. Iya dilempar, itu batu yang kena adalah yang ditunjukkan Abanda Herman."

"Panitia benar-benar tidak siap. Ini menyangkut soal nyawa," lanjut Umuh. "Kalau terjadi apa-apa bagaimana."

Hingga saat ini, pelaku pelemparan batu masih diselidiki. Umuh menduga kalau aksi itu dilakukan oleh fans PSMS.

Menanggapi hal tersebut, manajer PSMS, Benny Tomasoa, langsung membantah tegas. Menurutnya, tak mungkin fans yang melakukan karena jarak tribun penonton yang cukup jauh dari tempat Jendry.


"Soal Jendry, sebenarnya kita tidak tahu. Tapi kita ragu. Bagaimana mungkin, dengan jarak yang begitu jauh. Mereka (suporter) bisa melempar batu ke arah Jendry," kata Benny. "Batu yang ditunjuk Abanda Herman itu, saya pikir dia ambil di sekitar lapangan saja."

Laga dengan skor akhir 3-2 yang mengantarkan kemenangan bagi PSMS itu berlangsung cukup sengit. Salah satu pemain Persib, Marcio Souza, juga sempat melakukan tindakan provokasi sehingga pemain PSMS, Nastja Ceh, kena kartu merah.

Saat itu, Souza mencoba menghalang-halangi Ceh yang akan melakukan tendangan bebas. Tak lama sesudahnya terjadi aksi saling dorong karena pemain PSMS mencoba protes ke wasit terkait hukuman kartu bagi Ceh.

"Kartu merah Ceh, mungkin ada kekeliruan," ujar pelatih kepala PSMS, Suharto AD. "Kita semua bisa lihat di televisi dan bisa banding ke komisi banding. Dan mudah-mudahan kartu merah itu tidak betul."

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!