Gara-gara ditabrak Bautista, Lorenzo harus keluar dari sirkuit dan gelar juara GP Belanda 2012 direbut oleh Casey Stoner.
- Tim WowKeren
- Senin, 02 Juli 2012 - 10:44 WIB
WowKeren - Jorge Lorenzo masih kesal karena ia tersingkir dari balapan di Grand Prix Belanda, Sirkuit Assen, Sabtu (30/6). Pembalap tim Yamaha itu menyalahkan Alvaro Bautista yang menabraknya tepat di tikungan pertama.
Akibat insiden itu, Lorenzo dan Bautista harus keluar dari balapan. Walau Bautista akhirnya dihukum harus start dari belakang saat GP Jerman di Sirkuit Sachsenring, Minggu (8/7), Lorenzo tetap tak bisa terima.
"Apa yang dia lakukan adalah bencana, tapi keputusan yang diambil lebih menyedihkan," ujar pembalap asal Spanyol itu. "Setiap saat mereka tidak menghukum pembalap agar mereka bisa mengambil pelajaran di masa depan. Memulai balapan dari posisi paling belakang di balapan berikutnya tidak cukup untuk dijadikan pelajaran."
Ke depannya, Lorenzo tak ingin insiden yang sama terulang. "Kami harap kami akan beruntung di masa depan dan tidak ada yang terjadi. Tapi jika kita tidak menghukum pembalap, mereka akan melakukan hal gila seperti yang dilakukan Alvaro," ujarnya.
Dari pihak Bautista juga telah meminta maaf tak lama setelah insiden itu. "Aku bersalah karena menabraknya dan aku meminta maaf untuk itu. Aku juga meminta maaf pada tim karena mereka telah bekerja keras untuk minggu ini," ujar Bautista.
Dengan tersingkirnya Lorenzo dari balapan, Casey Stoner berhasil merebut gelar juara pertama di Grand Prix Belanda 2012. Meski cukup gembira karena menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 41 menit 19.855 detik, Stoner menyesalkan gagalnya Lorenzo di kejuaraan tersebut.
"Aku menyesalkan atas apa yang terjadi pada Lorenzo," kata Stoner di akun Twitternya, @Official_CS27. "Dia tak berhak mengalami insiden itu."
(wk/)