Nokia merasa kecewa karena Google menggunakan paten teknologi terkait standar Wi Fi tanpa izin di Nexus 7.
- Tim WowKeren
- Selasa, 03 Juli 2012 - 16:11 WIB
WowKeren - Google baru saja memamerkan tablet Nexus 7, namun kini mereka sudah terancam menghadapi gugatan hukum. Pasalnya, Nokia mengklaim beberapa teknologi yang ada pada Nexus 7 melanggar patennya.
Nokia merasa kecewa karena Google menggunakan paten teknologinya tanpa izin lisensi di Nexus 7. Salah satu paten yang dipermasalahkan tersebut terkait standar Wi Fi. Nokia berharap Google atau Asus meminta persetujuan padanya jika ingin menggunakan teknologi itu.
"Nokia punya lebih dari 40 lisensi. Baik Google ataupun Asus tidak punya lisensi paten portofolio kami," kata juru bicara Nokia pada The INQUIRER. "Perusahaan yang belum punya lisensi seharusnya mendekati kami dan menyepakati lisensi."
Belum diketahui apakah Nokia telah mengajukan gugatan atau berencana mengklaim dulu pelanggaran paten terhadap Asus. Selain itu diprediksi juga Nokia akan menunggu itikad baik dari Google atau Asus untuk menyelesaikan ini di luar pengadilan. Namun saat dimintai konfirmasi, vendor ponsel ini masih memilih bungkam.
Sedangkan pihak Asus juga menolak mengomentari tudingan Nokia tersebut. "Saat ini Asus tidak akan memberikan reaksi atau komentar terkait hal itu," ungkap juru bicara.
Tablet Nexus 7 dengan layar 7 inchi ini dibuat oleh Asus atas pesanan Google. Meski hanya dibanderol USD 200 atau sekitar Rp 1,8 juta, tablet ini punya spesifikasi tinggi dengan kehadiran prosesor quad core. Nexus 7 ini merupakan tablet pertama yang akan menggunakan Android Jelly Bean.
(wk/)