Presiden FIFA, Sepp Blatter, merasa bersyukur karena gol hantu Lampard di Piala Dunia 2010 membuktikan perlunya teknologi akurat untuk memantau bola ke gawang.
- Tim WowKeren
- Jumat, 06 Juli 2012 - 14:43 WIB
WowKeren - Presiden FIFA, Sepp Blatter, berterima kasih kepada pemain Chelsea sekaligus gelandang Timnas Inggris, Frank Lampard. Menurut Blatter, tanpa gol hantu yang dilakukan Lampard saat Piala Dunia 2010, maka teknologi garis gawang tak akan tercipta.
"Bagi saya, penggunaan teknologi garis gawang dibutuhkan setelah apa yang terjadi di Piala Dunia Afrika Selatan 2010," kata Blatter, Kamis (5/7). "Kami tidak punya sistem yang akurat di masa lalu. Setelah apa yang terjadi di Afrika Selatan, saya harus bilang 'Terima kasih Lampard'. Saya benar-benar syok dengan apa yang terjadi di Afrika Selatan ketika melihatnya. Kejadian itu membuatku bereaksi. Dan ternyata itu terjadi lagi saat Euro 2012 di Ukraina."
Dalam Piala Dunia 2010, Inggris sempat dirugikan karena tendangan Lampard yang melampaui garis gawang tidak diakui wasit sebagai gol. Begitu pula dengan saat Ukraina mencetak gol ke gawang Inggris di Euro 2012. Dengan bukti akurat tersebut, FIFA diwakili Dewan Sepakbola Internasional, IFAB, resmi menyetujui untuk menggunakan teknologi garis gawang tersebut.
Teknologi yang akan diadopsi adalah Hawk-Eye, yang sudah digunakan di tenis dan kriket dan didasarkan pada pemantauan optikal menggunakan kamera. Teknologi lainnya yakni GoalRef, yang menggunakan medan magnetis dan bola khusus. Menurut rencana, penggunaan teknologi itu akan diterapkan saat Piala Dunia antar Klub di Tokyo (Desember 2012), Piala Konfederasi 2013 serta Piala Dunia 2014.
(wk/)