Marissa Mayer akan mulai aktif sebagai CEO Yahoo! mulai Selasa (17/7) yang penunjukkannya disambut positif oleh publik dan pasar.
- Tim WowKeren
- Selasa, 17 Juli 2012 - 11:52 WIB
WowKeren - Setelah Scott Thompson meletakkan jabatannya sebagai CEO akibat skandal pemalsuan ijazah, kini Yahoo! sudah menemukan penggantinya. Perusahaan itu menunjuk Marissa Mayer, salah satu petinggi Google, menjadi CEO baru menggantikan CEO sementara, Ross Levinsohn.
Penunjukkan ini disambut baik oleh pasar dengan naiknya saham perusahaan sebanyak 2 persen. Mayer akan mulai tugas resmi pertamanya sebagai CEO Yahoo! saat menyampaikan laporan keuangan kuartalan, Selasa (17/7). Wanita berusia 37 tahun itu pun mengaku merasa "senang dan tersanjung" telah dipercaya memimpin Yahoo!.
"Saya merasa terhormat dan senang untuk memimpin Yahoo! salah satu tujuan utama internet lebih dari 700 juta pengguna," tulis Mayer dalam pernyataan resmi. "Saya berharap bekerja dengan karyawan yang berdedikasi untuk membawa produk inovatif, konten menarik dan pengalaman pribadi bagi pengguna dan pengiklan di seluruh dunia. "
Di Google, Mayer memegang jabatan terakhir sebagai Vice President of Location and Local Services. Mayer adalah pegawai ke-20 Google dan merupakan engineer wanita pertama di perusahaan raksasa pencarian tersebut. Karirnya dengan cepat melesat selama 13 tahun berkarir di Google.
"Pembajakan" Mayer oleh Yahoo! ini pun direstui oleh Google meski mereka merasa kehilangan sosok penuh talenta. Eric Schmidth, chairman Google, juga menyatakan Yahoo! melakukan hal tepat dengan memilih Mayer sebagai nakhkoda barunya. "Saya secara pribadi sangat bergairah melihat ada wanita lagi yang menjadi CEO perusahaan teknologi. Selamat untuk Marissa dan Yahoo," kata Schmidt.
(wk/)