Greysia dan Meiliana mengaku terpukul dituding curang sehingga gagal melanjutkan turnamen ke perempat final.
- Tim WowKeren
- Kamis, 02 Agustus 2012 - 08:23 WIB
WowKeren - Tim ganda putri Indonesia, Greysia Polii dan Meiliana Jauhari, syok berat ketika didiskualifikasi Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) sehingga gagal bertanding di perempat final Olimpiade 2012 di Wembley Arena, London, melawan juara Grup A Jung Kyung Eun-Kim Ha Na, Rabu (1/8) malam. Greysia maupun Meiliana tak menyangka impian mereka untuk menyumbangkan medali akhirnya kandas.
"Kami dilatih oleh senior-senior yang sudah punya pengalaman mendunia, kami siap untuk kalah. Namun kami tidak siap dituduh curang," kata Meiliana yang nampak kecewa berat. "Setelah dipikir ulang, kesedihan pasti ada. Sebagai pemain kejadian ini membuat kami terpukul. Tapi setidaknya kami sudah berusaha dan menyelesaikan pertandingan," lanjut Greysia menimpali.
Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Andi Mallarangeng, meminta BWF meninjau ulang format pertandingan. "Indonesia selalu menjunjung tinggi nilai-nilai dan semangat olimpiade serta permainan yang adil. Kami menghormati keputusan BWF, namun kami meminta agar BWF meninjau ulang format permainan yang digunakan," ujar Andi.
BWF mengeluarkan keputusan diskualifikasi tersebut lewat rapat Komisi Disiplin BWF. Tak hanya Greysia-Meiliana, wakil Korea Selatan, Ha Jung Eun/Kim Min Jung dan Jung Kyung Eun-Kim Ha Na, serta pasangan China, Wang Xiali/Yu Yang, juga resmi dicoret dari Olimpiade 2012. Menurut BWF, 4 tim tersebut dikeluarkan dari turnamen karena dinilai melanggar "Code of Conduct" pemain dengan tidak berusaha sebaik mungkin untuk memenangi pertandingan.
Dari tim bulutangkis Indonesia telah mencoba bernegosiasi agar hukuman tersebut dihapus. Sayangnya usaha banding itu ditolak oleh BWF.
Sebelumnya, pelatih Indonesia, Paulus Firman, telah membantah tegas tudingan sengaja mengalah saat Indonesia menghadapi babak 16 besar melawan Korea Selatan, Selasa (31/7) malam. Paulus menegaskan kalau dia telah meminta Greysia dan Meiliana bermain sungguh-sungguh meski awalnya terkesan ingin menghindari ketemu lawan kuat China di perempat final.
(wk/)