KPID Bali mendapat sejumlah pengaduan yang memprotes sinetron tersebut karena dinilai telah menyinggung umat Hindu.
- Tim WowKeren
- Sabtu, 04 Agustus 2012 - 10:57 WIB
WowKeren - Baru-baru ini, sinetron "Sembilan Wali" yang diputar Indosiar mendapat protes dari sejumlah masyarakat Bali. Sinetron tersebut menuai protes karena sejumlah adegannya dinilai telah melecehkan umat Hindu. Warga Bali yang merasa tak terima akhirnya mengadukan protesnya ke KPID (Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah) Bali.
"KPID Bali mendapatkan laporan dan pengaduan masyarakat terhadap tayangan sinetron 'Sembilan Wali' yang tayang di stasiun TV swasta nasional," ujar Ketua KPID Bali, Komang Suarsana, di Denpasar, Jumat (3/8). "Sinetron 'Sembilan Wali' terindikasi mengandung pelecehan terhadap umat Hindu."
Menurut Komang, sinetron tersebut telah menyinggung masyarakat Bali karena dinilai tidak menghormati SARA (Suku, Agama, Ras dan Antargolongan). Mereka pun mengaku telah melayangkan surat teguran pada stasiun terkait yang menayangkan sinetron ini.
"KPID Bali meminta tayangan 'Sembilan Wali' dihentikan," tambahnya. "Teguran kedua sudah kami keluarkan sekaligus minta tayangan dihentikan."
Sejumlah kalangan yang ikut mengadukan protes ini ke KPID Bali adalah lembaga PHDI (Parisadha Hindu Darma Indonesia) dan LSM-LSM lainnya. Komang berharap protes tersebut mendapat tanggapan dari stasiun terkait.
(wk/)