Apple juga menyarankan user lebih menggunakan iMessage karena alamat pengirim pesan biasanya telah diverifikasi demi menghindari phising.
- Tim WowKeren
- Senin, 20 Agustus 2012 - 10:49 WIB
WowKeren - Apple membantah tegas kalau iPhone mudah disusupi hacker via SMS. Meski begitu, perusahaan berbasis di Cupertino tersebut tak ingin menganggap enteng keberadaan SMS yang bisa memungkinkan pihak lain mencuri data pengguna iPhone.
"Apple menanggapi masalah keamanan dengan sangat serius. Ketika menggunakan iMessage ketimbang SMS biasa, alamat akan diverifikasi untuk melindungi adanya gangguan dari pihak lain," ujar Apple. "Salah satu kendala dengan format SMS biasa adalah memungkinkan pengguna mendapat pesan dari nomor lain. Jadi kami meminta pengguna agar berhati-hati jika mereka diarahkan untuk mengunjungi website atau alamat tak dikenali via SMS."
Sebelumnya, muncul spekulasi kalau iPhone juga tak kebal proteksi dari para hacker seperti ponsel ataupun smartphone lainnya. Hal ini diungkap oleh hacker dengan akun pod2g. Menurut sang hacker, sistem operasi iOS terbaru masih rentan disusupi oleh scam maupun phising.
(wk/)