Pemerintah menutut penjelasan detil dari RIM atas penyebab ngadatnya layanan BBM karena ini gangguan yang ketiga selama 2012.
- Tim WowKeren
- Kamis, 04 Oktober 2012 - 14:24 WIB
WowKeren - Pada Rabu (3/10) layanan BlackBerry Messenger (BBM) di Asia Pasifik ngadat selama siang hingga sore karena server pusat RIM mengalami gangguan. Setelah masalah teratasi RIM pun menyampaikan permintaan maafnya kepada seluruh pelanggan. Namun pemerintah Indonesia tidak ingin menganggap enteng masalah ini.
Menkominfo Tifatul Sembiring akan meminta RIM untuk mempertanggungjawabkan buruknya kualitas layanan mereka selama ini. RIM diminta menjelaskan secara rinci apa yang sebenarnya terjadi karena ini bukanlah yang pertama kali. Pemerintah akan melayangkan teguran secara resmi dan jika jawaban tidak memuaskan maka RIM bisa saja diminta angkat kaki dari Indonesia.
"Ini sudah yang ketiga kalinya. Kali ini,"ucap Kepala Pusat Informasi dan Humas Kementerian Kominfo, Gatot S Dewa Broto. "Kami akan meminta RIM untuk melaporkan secara detail gangguan yang terjadi kepada Menkominfo Tifatul Sembiring."
"Itu sebabnya, untuk gangguan kali ini kami tidak bisa mentolerir begitu saja," lanjut Gatot. "Harus ada pertanggungjawaban publik bahwa layanan harus bisa dijaga. RIM tidak cukup hanya minta maaf."
Pemerintah menganggap terjadinya gangguan ini salah satu hasil dari sikap RIM yang masih enggan membangun data center di Indonesia. Hal itu dipandang merugikan konsumen di Indonesia karena sulit melakukan kontrol.
Selama 2012 ini BlackBerry sudah 3 kali mengalami gangguan. Dua kali pada layanan email pada 30 Maret dan 15 Agustus serta terakhir ini pada layanan BBM.
(wk/)