Cara undian putaran final Piala Asia 2015 dianggap hanya memberi kemudahan pada tim-tim terkuat saja.
- Tim WowKeren
- Rabu, 10 Oktober 2012 - 18:39 WIB
WowKeren - Cara penyisihan grup untuk putaran final Piala Asia 2015 menuai kritik dari berbagai pihak. Pasalnya, cara undian ini memberi kemudahan kepada tim-tim terkuat yang akan berlaga di Australia nanti.
Tim yang akan mengikuti babak penyisihan grup hanya terdiri dari tim-tim peringkat atas. 20 tim terpilih itu merupakan beberapa dari 47 anggota Konfederasi Sepakbola Asia, AFC. Indonesia sendiri masuk dalam penyisihan 20 tim. Namun Kamboja dan Filipina tidak masuk karena berada dalam kelompok peringkat bawah.
Pelatih Thailand, Winfried Schaefer, adalah salah satu yang tidak mensetujui cara ini. Menurutnya, harus ada peluang bagi semua anggota AFC untuk ikut dalam babak penyisihan.
"Seharusnya seperti Piala Eropa. Kenapa Jepang dan Korea Selatan langsung lolos?" kata Winfried. "Di Piala Eropa 2012, Polandia dan Ukraina adalah tuan rumah, namun Italia, Inggris, dan Jerman harus ikut kualifikasi."
AFC memang tidak menggunakan sistem yang membuka semua anggota ikut kualifikasi putaran final, tapi sistem yang sepertinya berlapis tiga. Pertama, tim-tim yang meraih juara, kemudian 20 peringkat teratas, sedang yang ketiga adalah tim kelas bawah. Bagi tim yang tidak masuk ke dalam 20 besar, satu-satunya cara untuk bergabung di final adalah merebut Piala Challenge 2014.
(wk/)