Romy ingin mengabadikan perjuangan ayahnya, Imam Supeno, melawan penyakitnya meski harus diomeli dokter.
- Tim WowKeren
- Senin, 22 Oktober 2012 - 08:38 WIB
WowKeren - Romy Rafael merasa sedih dengan meninggalnya sang ayah, Imam Supeno, Minggu (21/10) pagi. Imam wafat akibat penyakit jantung dan syaraf yang dideritanya.
Merasa mendapat firasat, Master Hipnotis asal Surabaya itu mengabadikan saat-saat terakhir ayahnya. Romy tetap ingin mendokumentasikan perjuangan Imam walau sempat dimarahi oleh pihak dokter.
"Rasanya syok banget. Dari pas dibawa ke rumah sakit (Pantai Indah Kapuk) saya rekam pakai handycam, sampai di UGD. Saya diomelin dokter terus," kata Romy, Minggu (21/10). "Pas jam 7 dipompa nafasnya juga saya rekam lagi. Terus diomelin lagi."
"Saya ngrekam karena Mama saya enggak nyaksiin," ujar Romy. "Bahkan sampai meninggal dan dibawa sampai sini (rumah) saya rekam juga, kamera masih nyala. Sampai dimandiin, dikafanin. Karena itu enggak bisa diulang lagi."
Master hipnotis berusia 35 tahun itu juga mengungkap pesan terakhir ayahnya sebelum meninggal. "Cuma satu aja, sholat lima waktu saja. Itu saja pesannya," tuturnya dengan raut wajah sedih menahan tangis.
(wk/)