Matias Ibo kesal karena tak mendapat fasilitas BlackBerry dan gajinya menunggak sampai 5 bulan.
- Tim WowKeren
- Kamis, 01 November 2012 - 15:23 WIB
WowKeren - PSSI butuh waktu untuk mengatasi masalah dualisme organisasi dan meningkatkan kualitas Timnas Indonesia. Belum lagi protes keras dari sejumlah pihak yang salah satunya yakni fisioterapis Timnas Indonesia, Matias Ibo.
Fisioterapis asal Malang itu mengaku kurang diperhatikan kesejahteraannya oleh PSSI. Bahkan terkadang gaji menunggak hingga berbulan-bulan.
"Harusnya manajemen memperhatikan juga ofisial yang lain seperti tenaga medis di tubuh timnas Indonesia," sahut Matias. "Fasilitas diberikan kepada pemain seperti BlackBerry, tetapi saya tidak diberi juga, itu kan namanya tidak adil, padahal saya ini masuk dalam timnas."
"Lima bulan gaji saya tidak dibayarkan sesuai kontrak dengan PSSI," keluh fisioterapis yang pernah menimba ilmu hingga ke Belanda. "Bahkan peralatan medis yang saya beli dengan uang pribadi demi kepentingan para pemain di Timnas pun belum diganti oleh manajemen Timnas."
Padahal biaya untuk menyediakan peralatan medis itu mencapai Rp 30 juta lebih. "Saya berharap manajemen memperhatikan hal tersebut," curhatnya.
(wk/)